Dailykaltim.co – Pemerintah meluncurkan Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Garuda Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari strategi jangka panjang penguatan sumber daya manusia (SDM) unggul. Program yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini diarahkan untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan dengan penguasaan sains dan teknologi sebagai fondasi utama.
Peluncuran PPDB Sekolah Garuda berlangsung secara daring dan dipimpin Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Kegiatan tersebut diikuti kepala dinas pendidikan serta kepala kantor wilayah Kementerian Agama dari berbagai daerah di Indonesia, menandai dimulainya proses rekrutmen peserta didik untuk angkatan perdana sekolah tersebut.
Brian menegaskan pendirian Sekolah Garuda merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas strategis nasional. Menurutnya, investasi di sektor pendidikan menjadi kunci untuk mendorong daya saing bangsa dalam jangka panjang.
“Sumber daya manusia unggul adalah kunci keberhasilan pembangunan nasional. Peluncuran seleksi PPDB Sekolah Garuda ini menjadi fondasi awal untuk menyiapkan generasi pemimpin Indonesia di masa depan,” ujar Menteri Brian.
Sekolah Garuda dirancang sebagai ekosistem pendidikan khusus dengan kurikulum bertaraf internasional, fasilitas pembelajaran modern, serta dukungan guru dan tenaga kependidikan terpilih. Kurikulum sekolah ini menitikberatkan pengembangan talenta Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), sekaligus membangun karakter, kemampuan berpikir kritis, dan wawasan global peserta didik.
Untuk memastikan pemerataan akses, pemerintah menyediakan pembiayaan penuh bagi seluruh peserta didik Sekolah Garuda melalui skema beasiswa negara. Brian menegaskan seleksi dilakukan berdasarkan potensi dan prestasi, bukan latar belakang ekonomi.
“Akses pendidikan unggul tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, tetapi oleh potensi, prestasi, dan kerja keras,” tegasnya.
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani menyatakan PPDB Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi proses rekrutmen angkatan pertama Sekolah Garuda dengan total kuota 640 peserta didik.
“Peserta didik akan direkrut untuk empat Sekolah Garuda baru yang berlokasi di Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara,” kata Najib.
Ia menambahkan, Sekolah Garuda akan dilengkapi sarana dan prasarana pembelajaran berstandar internasional dengan tetap mengintegrasikan kearifan lokal dan wawasan kebangsaan. Melalui seleksi ini, Kemdiktisaintek menargetkan terjaringnya talenta terbaik bangsa yang mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional dan bersaing di tingkat global, khususnya di bidang sains dan teknologi.
Sementara itu, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek Ardi Findyartini menjelaskan Sekolah Garuda merupakan satuan pendidikan menengah formal di bawah Kemdiktisaintek yang dirancang khusus untuk mencetak lulusan berdaya saing global.
“Arah kebijakan PPDB Sekolah Garuda menekankan seleksi yang adil, terbuka, transparan, akuntabel, dan nondiskriminatif, dengan mempertimbangkan potensi akademik, nonakademik, serta latar belakang sosial-budaya calon peserta didik,” ujarnya.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, empat Sekolah Garuda baru berlokasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur; Kabupaten Tanjung Selor, Kalimantan Utara; Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; serta Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung.
Tahapan seleksi PPDB Sekolah Garuda dilakukan secara berjenjang, meliputi pendaftaran dan unggah dokumen administrasi pada Februari 2026, tes potensi akademik dan akademik yang mencakup Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika pada pekan ketiga Maret 2026, wawancara pada akhir Maret 2026, tes kesehatan pada awal April 2026, serta pengumuman hasil seleksi dan orientasi peserta didik pada Mei 2026.
Informasi resmi mengenai mekanisme, jadwal, dan persyaratan seleksi PPDB Sekolah Garuda dapat diakses melalui laman smaunggulgaruda.id serta kanal resmi Kemdiktisaintek.
