Dailykaltim.co, Bontang – Pemerintah Kota Bontang meninjau langsung efektivitas layanan rehabilitasi narkotika bagi warganya melalui kunjungan ke Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanah Merah. Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi program pemulihan sekaligus membuka pembahasan lanjutan mengenai penguatan kerja sama dan skema pembiayaan rehabilitasi berbasis daerah.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Kepala BKPSDM Kota Bontang Sudi Priyanto diterima langsung oleh Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Bambang Setyawan beserta jajaran di Gedung Serbaguna balai tersebut. Pertemuan berlangsung dalam suasana evaluatif dengan fokus pada capaian layanan rehabilitasi bagi klien asal Kota Bontang.
Dalam diskusi, kedua pihak menelaah efektivitas metode pendampingan yang telah diterapkan, termasuk kesinambungan proses pemulihan setelah klien kembali ke lingkungan sosialnya. Pemerintah Kota Bontang menilai fase pascarehabilitasi merupakan titik krusial yang sangat menentukan keberhasilan pemulihan jangka panjang serta pencegahan kekambuhan.
Selain mengevaluasi program yang telah berjalan, pertemuan tersebut juga membahas peluang perluasan akses layanan rehabilitasi bagi masyarakat Bontang. Salah satu opsi yang mengemuka adalah dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), agar proses rehabilitasi tidak terkendala oleh keterbatasan biaya.
Skema pembiayaan berbasis daerah dinilai mampu memperkuat keberlanjutan layanan rehabilitasi, khususnya bagi klien yang membutuhkan pemulihan intensif dan pendampingan lanjutan. Pemerintah kota menilai pendekatan ini penting agar penanganan penyalahgunaan narkotika tidak berhenti pada fase rehabilitasi, tetapi berlanjut hingga proses reintegrasi sosial yang lebih stabil.
Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Bambang Setyawan menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemkot Bontang dalam memperkuat layanan rehabilitasi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga rehabilitasi untuk menekan risiko kekambuhan.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Pemkot Bontang untuk memperkuat akses layanan rehabilitasi. Dengan sinergi yang baik, pemulihan klien dapat lebih terjaga dan berkelanjutan,” ujar Bambang.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk mengambil peran lebih aktif dalam kebijakan penanganan penyalahgunaan narkotika. Pemkot Bontang menyatakan akan terus mendorong pendekatan terpadu, mulai dari pencegahan, rehabilitasi, hingga pemulihan sosial, guna menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan berdaya tahan bagi masyarakat.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
