- Konsumsi Rumah Tangga Topang Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen
- Laba Varia Niaga Capai Rp3,62 Miliar, Andi Harun Soroti Ketergantungan pada Satu Bisnis
- Pemkab Kutai Barat Perkuat Kompetensi Aparatur dalam Pengadaan Digital
- 26 Perusahaan Buka 250 Lowongan di Job Fair PPU 2026
- Kesempatan Langka! Masyarakat Bisa Ikut Upacara HUT RI di Istana
- PLTS 100 GW Diklaim Bisa Tekan Impor Energi hingga US$28,9 Miliar
- Prabowo Terima Medali Pasukan Khusus Kerajaan Thailand
- Guru Besar UNY: Nilai Budaya Jawa Tetap Relevan Menjaga Kerukunan
- Kemkomdigi Panggil YouTube Buntut Konten Promosi Vape Libatkan Anak
- Bantuan Beras untuk 33,24 Juta Keluarga Mulai Disalurkan 17 Agustus
- PPU Masuk Wilayah Sasaran Rehabilitasi Mangrove Program M4CR
- Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 Pada ASEAN Championship 2026
- Kutim Gandeng Kemenhub Siapkan SDM Transportasi untuk Dukung Infrastruktur Strategis
- PT WKP Kantongi Penghargaan Pemkab PPU Berkat Komitmen Tanggung Jawab Sosial
- Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Didorong Jadi Identitas Budaya Baru Berau
- MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
- Bedah Robotik Kian Berkembang, Indonesia Siapkan Ekosistem AI dan Pelatihan Dokter
- Bulan Pemberian Vitamin A Dimulai Agustus, Balita Usia 6–59 Bulan Jadi Sasaran
- Asian Taekwondo Indonesia Open 2026 Diikuti 478 Atlet dari 36 Negara
- BGN Tutup 833 Dapur MBG yang Langgar SOP, Ratusan Pegawai Kena Sanksi
Penulis: Redaksi Daily Kaltim
Dailykaltim.co, Penajam – Di balik lonjakan angka produksi perikanan budidaya di Penajam Paser Utara (PPU) dalam beberapa tahun terakhir, terdapat alasan yang tak hanya bersifat teknis atau kebijakan program semata. Pemerintah daerah menyebutnya sebagai hasil dari ketekunan dan komitmen para pembudidaya yang tetap konsisten mengelola usaha meski dihadang berbagai tantangan, mulai dari harga jual yang anjlok hingga kondisi iklim yang tak menentu. Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Lingkungan, Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) PPU, Musakkar, menegaskan bahwa peningkatan produksi perikanan di wilayahnya bukan terjadi secara kebetulan. Hal itu, katanya, merupakan buah dari semangat kolektif masyarakat pembudidaya yang terus bergerak, bahkan…
Dailykaltim.co, Penajam – Ketika sidak kehadiran ASN membuka wajah buram birokrasi, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tak tinggal diam. Sebanyak 316 aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab mendapat teguran lantaran abai dalam menjalankan tugas. Temuan ini muncul setelah inspeksi mendadak yang dilakukan Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, beberapa waktu lalu. Respons cepat pun datang dari Bupati PPU Mudyat Noor. Ia menegaskan bahwa teguran bukan sekadar formalitas, melainkan alarm moral bagi ASN yang lupa akan esensi pelayanannya. “Iya memang ada ASN itu yang kita peringatkan, nanti kita tunggu laporan selanjutnya,” ujar Mudyat singkat, namun sarat makna. Dalam pandangannya, kedisiplinan adalah…
Dailykaltim.co, Penajam – Di balik geliat transformasi Penajam Paser Utara (PPU) sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Bupati Mudyat Noor menyelipkan ambisi yang tak kalah strategis: menjadikan PPU sebagai tuan rumah perkemahan berskala nasional. Sebuah visi yang tak sekadar seremoni, tapi bagian dari narasi besar untuk memperkenalkan PPU sebagai wilayah yang siap menyambut kolaborasi lintas daerah dan generasi. Saat ditanya apakah ke depan mungkin akan ada perkemahan nasional di wilayahnya, Mudyat menjawab dengan optimisme penuh kendali. “Insyallah mungkin nanti kita bisa mengadakan (perkemahan) secara nasional,” ucapnya, Senin (19/5/2025), seusai mengukuhkan pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab)…
Dailykaltim.co, Penajam – Di tengah pergeseran besar peran Penajam Paser Utara (PPU) sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Bupati Mudyat Noor menggagas satu pendekatan baru: menyiapkan kawasan bumi perkemahan bukan sekadar untuk kegiatan internal kepramukaan, tetapi sebagai simbol kesiapan daerah menyambut tamu dari seluruh Indonesia, bahkan dunia. Ia menegaskan, kawasan ini akan dikelola langsung oleh Gerakan Pramuka sebagai ujung tombak pelibatan generasi muda dalam pembangunan. “Lahan itu nanti dibawah koordinasinya teman-teman pramuka tuh, nah silakan teman-teman pramuka itu yang menjaga dan nanti dibangun seperti apa bisa dibuat desainnya yang bagus,” kata Mudyat saat menyampaikan arahan dalam acara pengukuhan Kwartir…
Dailykaltim.co, Penajam – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Nurlaila, menilai nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah (Pemda) PPU dan PT ITCI Kartika Utama (ITCIKU) atau Arsari Grup terkait penyediaan air baku sebagai langkah awal yang mesti segera ditindaklanjuti oleh dunia usaha di daerah. Ia menekankan pentingnya kesiapan pelaku usaha lokal untuk menjalin komunikasi aktif dan menjadikan peluang tersebut sebagai bentuk kerjasama yang konkret. “Selebihnya, bagaimana memfasilitasi pelaku usaha yang mau bekerjasama dengan Arsari Grup, karena ke depan kebutuhannya kan agak besar, baik kebutuhan air minum secara konsumsi primer maupun kebutuhan…
Dailykaltim.co, Penajam – Tingkat keasaman tinggi di lahan pertanian Penajam Paser Utara (PPU) kembali menjadi sorotan. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian setempat, sekitar 5.132 hektare lahan tercatat memiliki pH antara 3 hingga 4—angka yang tergolong tinggi dalam kategori keasaman dan berpotensi menurunkan produktivitas tanaman. Situasi ini mendorong Sekretaris Komisi II DPRD PPU, Jamaludin, untuk mengingatkan pentingnya komunikasi aktif antara petani dan pemerintah daerah. Ia menyebut bahwa persoalan keasaman tanah, terutama di lahan rawa, bukan persoalan baru. “Masalah keasaman tanah ini sudah berlangsung lama, terutama di kawasan rawa. Pemda juga sudah berupaya menyediakan pupuk antasam setiap tahun untuk membantu menormalkan kondisi…
Dailykaltim.co, Penajam – Di tengah arus digital yang mengubah cara manusia mengakses informasi, Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memilih berdiri di tengah: tidak menafikan buku fisik, tapi juga tak ingin tertinggal dalam transformasi digital. Bagi Sekretaris Dispusip PPU, Aswar Bakri, kunci penguatan literasi di era sekarang justru terletak pada kemampuan menyatukan dua dunia—fisik dan digital—secara seimbang. “Kita sudah punya ancang-ancang, bahkan beberapa yang dikenal di Indonesia ini yang bergerak di bidang itu sudah kita temui, bagaimana membangun ini. Bukan hanya e-booknya saja, di dalamnya ada juga audiobook,” kata Aswar. Langkah itu, menurutnya, sudah mulai dirintis…
Dailykaltim.co, Penajam – Komisi III DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menyoroti urgensi peningkatan pengelolaan sampah daerah seiring dengan lonjakan jumlah penduduk akibat kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Adjie Noval Endyar, anggota Komisi III, melontarkan pertanyaan kritis: apakah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada saat ini mampu menjawab kebutuhan masa depan? “Kalau TPA kita bisa menjamin enggak sih untuk memenuhi pengelolaan sampah seluruh PPU ini? Karena kita tahu kan kehadiran IKN juga kan menambah jumlah penduduk kita,” ujarnya. Isu pengelolaan sampah memang menjadi sorotan strategis dalam konteks PPU sebagai daerah penyangga IKN. Peningkatan populasi, mobilitas, dan aktivitas ekonomi tak terhindarkan akan…
Dailykaltim.co, Penajam – Di tengah dinamika sektor perikanan, budidaya rumput laut di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan geliat yang stabil. Meskipun harga sempat berfluktuasi dan pola musim kerap berubah, para pembudidaya tetap konsisten menjalankan usaha mereka, terutama di wilayah pesisir yang menjadi pusat sentra produksi. Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Lingkungan, Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) PPU, Musakkar, menyebut bahwa budidaya rumput laut tidak hanya bertahan, tetapi juga perlahan mengalami pemulihan. “Alhamdulillah, itu tetap berjalan. Sekarang juga sudah mulai. Sebagian ada di Labangka juga ada yang melihara rumput laut, di Babulu sebagai inti pusatnya,” ujarnya. Babulu memang telah…
Dailykaltim.co, Penajam – Bukan sekadar lahan perkemahan, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor membayangkan masa depan kawasan bumi perkemahan di wilayahnya sebagai pusat edukasi terpadu. Ia tak hanya menyoroti fungsinya untuk aktivitas pramuka semata, tetapi juga ingin menjadikannya sebagai model pembelajaran lintas bidang, terutama dalam praktik pertanian dan pendidikan berbasis pengalaman. “Kita di PPU ini kan memiliki kawasan bumi perkemahan, mungkin kurang lebih sekitar 30 hektare,” ujar Mudyat. Menurutnya, potensi lahan yang luas itu belum dimaksimalkan secara optimal. Selama ini, kawasan bumi perkemahan masih digunakan secara terbatas untuk kegiatan pramuka tahunan atau acara tertentu. Padahal, di tengah perubahan kebutuhan…