- Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga
- Delapan MPP Terdampak Bencana Butuh Perbaikan Segera, PANRB Siapkan Layanan Jemput Bola
- RISE TO IPO 2026 Jangkau 153 Usaha Menengah, Dorong Akses ke Pasar Modal
- Prabowo Ancam Cabut Izin 95 Korporasi yang Diduga Terlibat Karhutla
- Bea Cukai Sita 29 Kilogram Emas di Empat Bandara, Nilainya Rp73,3 Miliar
- RTH Depan Stadion PPU Mulai Bisa Dimanfaatkan Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Perizinan Makin Digital, DPMPTSP PPU Benahi Website dan Informasi Investasi
- Disdukcapil PPU Jemput Bola ke Desa, Kejar KTP hingga Akta Kematian
- KURIKULUM 2013: JEJAK PERUBAHAN YANG MENGUBAH WAJAH PEMBELAJARAN DI INDONESIA
- Disperkimtan PPU Pastikan Pekerjaan RTH Korpri Sesuai Hasil Pengecekan Lapangan
- DPMPTSP PPU Tegaskan Pelayanan Perizinan Gratis, ASN Diminta Jaga Integritas
- Keterbatasan Fiskal Hambat Realisasi MPP PPU, DPMPTSP Berharap Tetap Terwujud
- Urus Akta Kelahiran di PPU Kini Sekaligus Dapat KK dan KIA
- Hutan Kota PPU Bakal Dilengkapi Menara Pantau, Perencanaan Umum Sudah Dilakukan
- Layanan Adminduk Makin Digital, Disdukcapil PPU Perketat Perlindungan Data Pribadi
- Kurangi Ketergantungan Dana Transfer, PPU Petakan Potensi Pajak dan Retribusi
- PT STN Perkuat Respons Karhutla di Babulu Darat Bersama BPBD PPU
- Data Desil Penerima BSPS di PPU Tak Selalu Sesuai Kondisi Lapangan
- Disdukcapil PPU Tegaskan Semua Layanan Adminduk Gratis, Warga Diminta Waspadai Pungutan
- Serambi Nusantara Catat 9.808 Permohonan, Warga PPU Bisa Urus Adminduk dari Rumah
Penulis: Redaksi Daily Kaltim
Dailykaltim.co, Penajam – Sejumlah wilayah di Penajam Paser Utara (PPU) mulai merasakan dampak serius penyusutan air baku pada musim kemarau. Perumda AMDT PPU menyebut, wilayah seperti Lawe-Lawe, Sotek, dan Babulu menjadi titik yang kondisinya cukup berat, sementara distribusi air bersih untuk daerah terdampak mulai ditangani melalui Satgas Bencana Alam. Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, mengatakan gangguan terparah saat ini terjadi di beberapa titik. Sotek bahkan disebut sudah tidak mengalir lebih dari dua pekan. “Jadi yang kondisinya agak parah ini memang ada tiga, ya. Lawe-Lawe, induk kita. Kemudian Sotek sudah mati 2 minggu lebih. Kemudian ini berangsur di Babulu,” ujar…
Dailykaltim.co, Penajam – Musim selatan tidak selalu membuat hasil tangkapan nelayan menurun. Di sejumlah wilayah pesisir Penajam Paser Utara (PPU), nelayan justru masih dapat mengandalkan tangkapan udang dan kepiting ketika aktivitas menangkap ikan di perairan lebih jauh mulai terbatas. Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Perizinan Diskan PPU, Nani Adriana, mengatakan nelayan yang biasa memancing di atas dua mil memang cenderung menahan aktivitas saat angin selatan cukup kuat. Namun, nelayan masih bisa menangkap hasil laut di wilayah yang lebih dekat. “Nah, yang tidak bisa mereka lakukan pada saat mancing di atas 2 mil itu. Tapi mereka masih bisa menangkap ikan di…
Dailykaltim.co, Penajam – Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan usulan pengadaan 400 rambu lalu lintas untuk dipasang di titik-titik rawan se-Kabupaten PPU. Namun, realisasi program tersebut masih menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Kepala Dishub PPU, Agus Dahlan, mengatakan usulan pengadaan rambu lalu lintas sebenarnya sudah disiapkan. Hanya saja, pelaksanaannya tetap bergantung pada ketersediaan anggaran pemerintah daerah. “Memang kan usulan kita sudah ada, tetapi kan nanti tergantung dari ketersediaan anggaran kita,” ujar Agus. Menurut Agus, Dishub PPU tetap akan menjalankan program tersebut apabila anggaran tersedia. Namun, jika kondisi keuangan belum memungkinkan, pengadaan rambu akan ditunda sementara hingga situasi fiskal daerah…
Dailykaltim.co, Penajam – Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan penarikan retribusi parkir tidak bisa dilakukan tanpa dasar fasilitas yang disiapkan pemerintah. Karena itu, potensi kantong parkir di sejumlah titik masih perlu dilihat dari aspek kewenangan, ketersediaan lahan, dan kesiapan sarana pendukung. Kepala Dishub PPU, Agus Dahlan, mengatakan pemerintah daerah harus memenuhi ketentuan sebelum menarik retribusi parkir. Salah satu syarat utamanya adalah adanya fasilitas yang disediakan untuk mendukung layanan parkir tersebut. “Memang kita sesuai dengan ketentuan bahwa kalau kita mau menarik retribusi, harus kita siapkan fasilitas,” ujar Agus. Menurut Agus, ketentuan itu membuat Dishub PPU tidak bisa serta-merta menarik…
Dailykaltim.co, Penajam – Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) masih sementara menangani rekomendasi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi pelaku usaha speed boat di Pelabuhan Penajam. Kebijakan itu dilakukan selama masa transisi setelah aset pelabuhan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kepala Dishub PPU, Agus Dahlan, mengatakan sejumlah urusan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat masih tetap dibantu oleh pemerintah daerah. Salah satunya menyangkut kebutuhan BBM bagi pelaku usaha speed boat dan organisasi angkutan penyeberangan. “Selain itu, hal-hal lain yang sifatnya untuk kemaslahatan masyarakat, misalnya pelaku usaha seperti speed boat, Gapasdap itu kan terutama terkait masalah BBM,” ujar Agus.…
Dailykaltim.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada September 2026. Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi kemarau bahkan berpotensi berlanjut hingga awal 2027. Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar mengatakan, BMKG telah merilis perkiraan kondisi cuaca 2026 sejak Mei. Musim kemarau mulai menguat pada akhir Juni dan berlangsung hingga beberapa bulan berikutnya. “Memang mulai dari bulan Mei itu BMKG telah merilis perkiraan cuaca untuk tahun 2026. Naiknya musim kemarau kita, atau sering BMKG itu membahasakan hari tanpa curah hujan itu relatif panjang dari sisi waktu, naiknya…
Dailykaltim.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menyiapkan sejumlah opsi sumber air alternatif untuk menghadapi penyusutan air baku Perumda AMDT PPU. Beberapa sumber yang mulai dibahas antara lain embung di lahan PT Penajam Prima Coal (PPC), wilayah YonTP di Jenebora, interkoneksi jaringan Waru-Petung, hingga penggalian embung bersama pihak terkait. Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, mengatakan Bupati PPU dijadwalkan memimpin rapat untuk membahas pemanfaatan embung di lahan PT PPC. Berdasarkan dokumen lingkungan perusahaan, embung tersebut disebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih. “Tapi besok Pak Bupati akan memimpin rapat untuk pemanfaatan embung yang berada di lahannya PT…
Dailykaltim.co, Penajam – Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih sekaligus meningkatkan risiko kebakaran lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kondisi ini mendapat perhatian Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin M Noor, yang mendorong pemerintah memperkuat penanganan krisis air sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran. Syahrudin mengatakan kemarau membuat sejumlah sumber air mengalami penurunan debit. Kondisi itu diperparah dengan sedimentasi pada sejumlah embung yang selama ini menjadi sumber air. “Kesulitannya karena banyak embung-embung kita, termasuk di Lawe-Lawe, embungnya terjadi sedimentasi dan memang karena musim kemarau memperparah penurunan kondisi air itu,” kata Syahrudin. Namun, ia menilai PPU sebenarnya masih memiliki…
Dailykaltim.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memetakan beban kerja secara objektif. Penghitungan beban kerja tidak cukup hanya berdasarkan klaim, tetapi harus didukung data, fakta, serta kondisi nyata pelaksanaan tugas di masing-masing instansi. Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setdakab PPU, Iwan Darmawan, mengatakan OPD merupakan pihak yang paling memahami beban kerja di lingkungannya. Sebab, setiap dinas atau badan mengetahui langsung volume pekerjaan, cakupan tugas, serta kekuatan aparatur yang dimiliki. “Karena yang tahu terkait dengan beban kerja itu kan OPD. Dinas yang mengampunya atau badan yang mengampu kegiatan itu, sehingga dia…
Dailykaltim.co, Penajam – BPBD Penajam Paser Utara (PPU) menyebut karakter material yang terbakar menjadi salah satu faktor utama yang membuat pemadaman karhutla membutuhkan waktu lebih lama. Selain luasan area, jenis material seperti kayu bertumpuk dan gambut dapat membuat api sulit benar-benar padam. Sejumlah kejadian dalam rekap BPBD menunjukkan beberapa lokasi memiliki luasan cukup besar atau terjadi berulang, seperti Sepan seluas 10,66 hektare, Riko 5,07 hektare, Babulu Laut 5 hektare, serta beberapa kejadian di Gunung Steleng/Seteleng. Data tersebut menggambarkan bahwa penanganan tidak hanya berkaitan dengan jumlah titik, tetapi juga kondisi material di lapangan. Kepala BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan karhutla di lahan…