Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail

23/10/2026 2:37 AM

Bantuan Pangan Beras Direncanakan Disalurkan Oktober–Desember

22/10/2026 9:55 AM

Distan PPU Susun Database Alsintan untuk Dasar Usulan Bantuan 2027

22/10/2026 9:20 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail
  • Bantuan Pangan Beras Direncanakan Disalurkan Oktober–Desember
  • Distan PPU Susun Database Alsintan untuk Dasar Usulan Bantuan 2027
  • Distan PPU Usulkan SPBU Petung Jadi Alternatif Penyaluran BBM Petani
  • Kebutuhan Starlink PPU Diperkirakan Hampir 200 Unit, Data Masih Dikejar
  • Mentawir Jadi Prioritas Usulan Penanganan Blank Spot di PPU
  • Kopdes Diharapkan Tampung Hasil Desa Tanpa Mematikan Usaha Warga
  • Kopdes Direncanakan Jadi Saluran Barang Subsidi Pemerintah
  • Bulog Serap Sebagian Produksi Gabah Petani PPU
  • BBM Subsidi Pertanian Dipakai untuk Alsintan Prapanen dan Pascapanen
  • Dishub PPU Imbau Kelotok dan Speedboat Lengkapi Alat Keselamatan
  • Diskominfo PPU Rencanakan Pengadaan Starlink untuk Layanan Publik pada 2027
  • Sembilan Wilayah di Tiga Kecamatan Masuk Usulan Infrastruktur Digital PPU
  • Penempatan Manajer dan Bendahara Kopdes Mengikuti Instruksi Pusat
  • Dinas KUKM Perindag PPU Fasilitasi Pendaftaran HAKI bagi UMKM
  • Dinas Ketahanan Pangan PPU Pantau Harga dan Stok hingga Penggilingan
  • Pengajuan BBM Subsidi Pertanian di PPU Gunakan XStar dan Barcode
  • Harga BBM Tinggi Hambat Tanam, Distan PPU Koordinasi dengan Pertamina
  • Dishub PPU Jelaskan Pembagian Kewenangan PJU
  • Mentawir Masih Bergantung Bantuan Internet Perusahaan
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
PPU

Kemarau Melanda PPU, DPRD Soroti Krisis Air hingga Risiko Karhutla

Redaksi Daily Kaltim02/09/2026 9:53 AM650 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin M Noor. (Dok. Dailykaltim.co)

Dailykaltim.co, Penajam –  Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih sekaligus meningkatkan risiko kebakaran lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kondisi ini mendapat perhatian Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin M Noor, yang mendorong pemerintah memperkuat penanganan krisis air sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran.

Syahrudin mengatakan kemarau membuat sejumlah sumber air mengalami penurunan debit. Kondisi itu diperparah dengan sedimentasi pada sejumlah embung yang selama ini menjadi sumber air.

“Kesulitannya karena banyak embung-embung kita, termasuk di Lawe-Lawe, embungnya terjadi sedimentasi dan memang karena musim kemarau memperparah penurunan kondisi air itu,” kata Syahrudin.

Namun, ia menilai PPU sebenarnya masih memiliki sejumlah sumber air baku yang dapat dikembangkan. Ia menyebut Sungai Tunan dan Sungai Longkali sebagai beberapa sumber yang potensial.

“Ya, sebenarnya sumber air baku itu banyak. Cuma ya tergantung PDAM-nya. Maunya sumber airnya dari mana? Kan kita banyak sungai itu. Termasuk Sungai Tunan,” ujarnya.

“Tinggal dia mau ngambil yang di mana. Kalau air baku memang butuh biaya, tetapi ya saya kira tidak sedikit juga biayanya untuk normalisasi yang di Lawe-Lawe ini kan. Tapi kita tahu sumber air bakunya kecil di situ,” tambahnya.

Syahrudin bahkan mempertanyakan pilihan untuk tetap mengandalkan sumber air dengan debit terbatas. Menurutnya, Sungai Tunan memiliki potensi debit yang lebih besar dan semestinya turut dipertimbangkan.

“Kenapa waktu itu dia enggak digodok Sungai Tunan. Sumber air bakunya besar kan itu Sungai Tunan. Tapi enggak dilakukan,” katanya.

Ia menilai persoalan air di PPU bukan semata-mata karena tidak adanya sumber air. Menurutnya, pengelolaan dan pemilihan sumber air baku oleh PDAM menjadi hal yang perlu dievaluasi.

“Sebenarnya kita ini sumber air sebenarnya enggak kewalahan. Pengelolaannya dari PDAM sebenarnya. Tinggal PDAM aja mencari apa namanya sumber air bakunya itu daerah mana,” ujarnya.

Kemarau Juga Tingkatkan Risiko Karhutla

Di sisi lain, Syahrudin mengingatkan musim kemarau juga meningkatkan potensi kebakaran lahan. Ia meminta masyarakat lebih berhati-hati, terutama dalam membuang puntung rokok dan membuka lahan.

“Karena ini sekarang lagi musim kemarau, tentu pertama faktor alam yang memang mendukung untuk memudahkan terjadinya sesuatu kebakaran. Jadi makanya kita aware terhadap lingkungan itu betul-betul dijaga,” katanya.

Ia meminta masyarakat tidak membuka lahan baru atau perkebunan dengan cara membakar seperti pola tradisional yang masih dilakukan sebagian masyarakat.

“Jadi kita menghimbau lah, intinya kita menghimbau masyarakat kita. Pertama, jangan sampai membuka lahan baru atau lahan perkebunan itu dengan pola-pola lama lah, ya. Pola-pola tradisional membakar,” ujarnya.

Menurutnya, pembakaran lahan bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat merugikan masyarakat lain, termasuk dari sisi kesehatan.

“Memang cepat, tetapi dampaknya juga terhadap lingkungan. Cuma ya, berdampak kepada lingkungan, baik lingkungan hutan juga maupun manusia yang sekarang lagi sesak napas,” katanya.

Terkait kebakaran yang terjadi di kawasan konsesi perusahaan, termasuk di wilayah Sepan, Syahrudin meminta agar penyebabnya tidak langsung disimpulkan sebelum ada investigasi.

“Ya, ada juga sih. Kita itu kan banyak faktor, ya. Enggak bisa kita judge juga orang-orang itu yang membakar,” ujarnya.

Ia mengatakan kebakaran dapat saja melibatkan berbagai kemungkinan, baik aktivitas masyarakat maupun perusahaan. Karena itu, penyelidikan diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

“Ya kita-kita harus melalui investigasi. Enggak bisa kita langsung, ‘Oh, itu,’ walaupun sebenarnya posisinya dalam lingkup perusahaan, ya, konsesi. Tapi tidak bisa, harus ada investigasi dulu,” katanya.

Syahrudin menegaskan apabila pembakaran dilakukan secara sengaja, tindakan hukum harus diberikan.

“Tetapi kalau itu dilakukan secara sadar, ya pasti ada punishment, ada sanksi hukum yang cukup tegas dari kepolisian,” tandasnya.

Follow on Google News

Related Posts

Pariwara

Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail

23/10/2026 2:37 AM
Pariwara

Bantuan Pangan Beras Direncanakan Disalurkan Oktober–Desember

22/10/2026 9:55 AM
Pariwara

Distan PPU Susun Database Alsintan untuk Dasar Usulan Bantuan 2027

22/10/2026 9:20 AM
Pariwara

Distan PPU Usulkan SPBU Petung Jadi Alternatif Penyaluran BBM Petani

22/10/2026 9:16 AM
Pariwara

Kebutuhan Starlink PPU Diperkirakan Hampir 200 Unit, Data Masih Dikejar

22/10/2026 3:39 AM
Pariwara

Mentawir Jadi Prioritas Usulan Penanganan Blank Spot di PPU

22/10/2026 3:12 AM
Iklan
Demo
Trending

Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia

03/10/2026 7:14 AM

Hutan Perempuan, Ruang Hidup yang Kian Terdesak

17/10/2026 7:18 AM

Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga

19/09/2026 7:10 AM

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM
Terbaru
Pariwara

Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail

By Redaksi Daily Kaltim23/10/2026 2:37 AM

Dailykaltim.co, Penajam – Dinas KUKM Perindag Penajam Paser Utara (PPU) menilai Koperasi Desa Merah Putih…

Bantuan Pangan Beras Direncanakan Disalurkan Oktober–Desember

22/10/2026 9:55 AM

Distan PPU Susun Database Alsintan untuk Dasar Usulan Bantuan 2027

22/10/2026 9:20 AM

Distan PPU Usulkan SPBU Petung Jadi Alternatif Penyaluran BBM Petani

22/10/2026 9:16 AM

Kebutuhan Starlink PPU Diperkirakan Hampir 200 Unit, Data Masih Dikejar

22/10/2026 3:39 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
TERBARU

Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail

23/10/2026 2:37 AM

Bantuan Pangan Beras Direncanakan Disalurkan Oktober–Desember

22/10/2026 9:55 AM

Distan PPU Susun Database Alsintan untuk Dasar Usulan Bantuan 2027

22/10/2026 9:20 AM
Media Terverifikasi Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version