Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

BPBD PPU Waspadai Karhutla saat Kemarau, Sumber Air dan Lahan Gambut Jadi Perhatian

01/09/2026 5:02 AM

Wilayah PPU Berubah akibat IKN, Pemkab Didorong Segera Tata Ulang Kecamatan

31/08/2026 2:35 PM

RSUD RAPB Punya CT Scan Baru, Pasien Stroke Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Rumah Sakit Lain

31/08/2026 2:01 PM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • BPBD PPU Waspadai Karhutla saat Kemarau, Sumber Air dan Lahan Gambut Jadi Perhatian
  • Wilayah PPU Berubah akibat IKN, Pemkab Didorong Segera Tata Ulang Kecamatan
  • RSUD RAPB Punya CT Scan Baru, Pasien Stroke Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Rumah Sakit Lain
  • Diskan PPU Sebut Tangkapan Nelayan Tak Turun Drastis saat Musim Selatan
  • PPU Usulkan Dua Desa Jadi Sentra Budidaya Tematik Nila dan Lele
  • Pelabuhan Penajam Beralih ke Pemprov, Retribusi Rp120 Juta per Tahun Tak Lagi Masuk Pemkab PPU
  • Anggaran BPBD PPU Terbatas, Dana BTT Diusulkan untuk Dukung Penanganan Bencana
  • BPBD PPU Siapkan Dukungan Kesehatan untuk Jaga Stamina Petugas Karhutla
  • Minim Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di PPU
  • BPBD PPU Tekankan Dukungan Penuh untuk Petugas Karhutla di Lapangan
  • Mobil Tangki Jadi Kunci Pemadaman Karhutla di Lokasi Minim Air
  • BPJS Pekerja Rentan Sawit Dialihkan ke Disnaker, 1.485 Peserta Terverifikasi
  • Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman
  • Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan
  • Pemkab PPU Kawal Usulan Infrastruktur Sekolah hingga Layanan SLB
  • Ingin Melesat di Kolam? Coba Latihan Hand Paddle
  • Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial
  • Sepan hingga Riko Jadi Catatan Karhutla Menonjol di PPU
  • Sebaran Karhutla 2026 Lebih Variatif, BPBD PPU Catat 63 Kejadian
  • Gunung Steleng dan Giripurwa Masuk Titik Rawan Kebakaran Lahan di PPU
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Pariwara

BPBD PPU Waspadai Karhutla saat Kemarau, Sumber Air dan Lahan Gambut Jadi Perhatian

Redaksi Daily Kaltim01/09/2026 5:02 AM190 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kepala BPBD PPU, Nurlaila. (Istimewa)

Dailykaltim.co, Penajam – Memasuki musim kemarau, ketersediaan sumber air menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Kondisi lahan yang lebih kering membuat pemadaman tidak bisa hanya bergantung pada kecepatan personel, tetapi juga pada jarak sumber air dan dukungan armada di lapangan.

Kepala BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan setiap kejadian karhutla memiliki kebutuhan penanganan berbeda. Namun, pada musim kemarau, keberadaan sumber air menjadi semakin penting karena api berpotensi lebih cepat menjalar, terutama jika material yang terbakar berupa gambut atau tumpukan kayu.

“Iya, kalau sementara ini disesuaikan dengan kejadian yang ada, kecuali yang di Rico tadi malam ada embung tapi agak jauh, tetap membutuhkan mobilitas mobil tangki,” ujar Nurlaila.

Menurutnya, keberadaan embung di sekitar lokasi memang dapat membantu proses pemadaman. Namun, apabila jaraknya masih cukup jauh dari titik api, petugas tetap membutuhkan mobil tangki untuk membawa air ke lokasi kebakaran.

Dalam kondisi kemarau, mobilitas mobil tangki menjadi bagian penting dari operasi pemadaman. Air harus terus tersedia agar proses penyiraman dan pendinginan tidak terputus, terutama pada area yang masih menyimpan bara.

Nurlaila menjelaskan, tantangan pada musim kemarau tidak hanya soal keringnya permukaan lahan. Pada beberapa kejadian, material yang terbakar membuat pemadaman membutuhkan waktu lebih lama karena api tidak langsung padam meski sudah disiram.

Ia mencontohkan penanganan di Sepan yang berlangsung hingga beberapa hari. Selain faktor sumber air, banyaknya tumpukan kayu dan kondisi gambut membuat proses pemadaman lebih berat.

“Nah, itu agak berbeda sedikit dengan di Sepan. Kalau di Sepan itu sampai 5 hari karena banyak sekali tumpukan-tumpukan kayu perusahaan dan gambutnya. Gambutnya itu lebih parah dari gambut yang di Sepan itu,” katanya.

Tumpukan kayu pada musim kemarau dapat menjadi sumber bara yang sulit dipadamkan. Bagian luar material bisa terlihat padam, tetapi panas di bagian dalam masih bertahan dan berpotensi kembali menyala ketika terkena angin atau suhu panas.

Kondisi tersebut membuat petugas harus melakukan penyiraman berulang. Tidak cukup hanya memadamkan api di permukaan, tetapi juga memastikan sisa panas di bagian bawah material benar-benar hilang.

Selain tumpukan kayu, lahan gambut menjadi tantangan tersendiri. Pada musim kemarau, gambut yang mengering dapat menyimpan panas di bagian dalam. Api tidak selalu tampak besar di permukaan, tetapi tetap menjalar di bawah lapisan tanah.

Karena itu, penanganan gambut membutuhkan peralatan khusus. Air harus bisa masuk ke lapisan yang lebih dalam agar titik panas tidak kembali memicu api.

“Gambutnya itu materialnya lebih lembut, lebih lembek. Jadi nosel untuk memadamkan gambut itu yang bisa masuk ke dalam gambut tuh yang panjang mata semprotnya,” jelas Nurlaila.

Menurutnya, penggunaan nosel panjang dibutuhkan agar pemadaman tidak hanya mengenai permukaan gambut. Alat tersebut membantu petugas memasukkan air ke bagian dalam material yang terbakar.

BPBD PPU menilai, pengalaman penanganan di sejumlah lokasi menjadi catatan penting menghadapi musim kemarau. Pemetaan embung, sumber air, akses mobil tangki, dan kebutuhan peralatan khusus perlu terus diperhatikan agar penanganan karhutla dapat dilakukan lebih efektif.


[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Follow on Google News

Related Posts

Pariwara

RSUD RAPB Punya CT Scan Baru, Pasien Stroke Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Rumah Sakit Lain

31/08/2026 2:01 PM
Pariwara

Diskan PPU Sebut Tangkapan Nelayan Tak Turun Drastis saat Musim Selatan

31/08/2026 9:38 AM
Pariwara

PPU Usulkan Dua Desa Jadi Sentra Budidaya Tematik Nila dan Lele

31/08/2026 9:34 AM
Pariwara

Anggaran BPBD PPU Terbatas, Dana BTT Diusulkan untuk Dukung Penanganan Bencana

31/08/2026 9:26 AM
Pariwara

BPBD PPU Siapkan Dukungan Kesehatan untuk Jaga Stamina Petugas Karhutla

31/08/2026 9:23 AM
Pariwara

Minim Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di PPU

30/08/2026 2:45 PM
Iklan
Demo
Trending

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM

Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman

29/08/2026 7:49 AM

Gen Z Mengubah Cara Belanja, Pengalaman Kini Lebih Penting daripada Kepemilikan

27/08/2026 2:33 PM

KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Diduga Terima Rp3,25 Miliar

27/08/2026 8:17 AM
Terbaru
Pariwara

BPBD PPU Waspadai Karhutla saat Kemarau, Sumber Air dan Lahan Gambut Jadi Perhatian

By Redaksi Daily Kaltim01/09/2026 5:02 AM

Dailykaltim.co, Penajam – Memasuki musim kemarau, ketersediaan sumber air menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

Wilayah PPU Berubah akibat IKN, Pemkab Didorong Segera Tata Ulang Kecamatan

31/08/2026 2:35 PM

RSUD RAPB Punya CT Scan Baru, Pasien Stroke Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Rumah Sakit Lain

31/08/2026 2:01 PM

Diskan PPU Sebut Tangkapan Nelayan Tak Turun Drastis saat Musim Selatan

31/08/2026 9:38 AM

PPU Usulkan Dua Desa Jadi Sentra Budidaya Tematik Nila dan Lele

31/08/2026 9:34 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Pemkab Mahulu Tingkatkan Daya Saing IKM Lewat Sosialisasi SIINas

24/11/2024 3:32 PM

Penyuluh KB Tegaskan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak dan Pencegahan Penyakit Menular

18/10/2024 11:13 AM

Indonesia Umumkan Skuad Basket Putri untuk FIBA Women’s Asia Cup 2025

10/07/2025 3:50 AM
TERBARU

BPBD PPU Waspadai Karhutla saat Kemarau, Sumber Air dan Lahan Gambut Jadi Perhatian

01/09/2026 5:02 AM

Wilayah PPU Berubah akibat IKN, Pemkab Didorong Segera Tata Ulang Kecamatan

31/08/2026 2:35 PM

RSUD RAPB Punya CT Scan Baru, Pasien Stroke Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Rumah Sakit Lain

31/08/2026 2:01 PM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version