Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Konsumsi Rumah Tangga Topang Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen

05/08/2026 7:19 AM

Laba Varia Niaga Capai Rp3,62 Miliar, Andi Harun Soroti Ketergantungan pada Satu Bisnis

05/08/2026 7:15 AM

Pemkab Kutai Barat Perkuat Kompetensi Aparatur dalam Pengadaan Digital

05/08/2026 7:12 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Konsumsi Rumah Tangga Topang Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen
  • Laba Varia Niaga Capai Rp3,62 Miliar, Andi Harun Soroti Ketergantungan pada Satu Bisnis
  • Pemkab Kutai Barat Perkuat Kompetensi Aparatur dalam Pengadaan Digital
  • 26 Perusahaan Buka 250 Lowongan di Job Fair PPU 2026
  • Kesempatan Langka! Masyarakat Bisa Ikut Upacara HUT RI di Istana
  • PLTS 100 GW Diklaim Bisa Tekan Impor Energi hingga US$28,9 Miliar
  • Prabowo Terima Medali Pasukan Khusus Kerajaan Thailand
  • Guru Besar UNY: Nilai Budaya Jawa Tetap Relevan Menjaga Kerukunan
  • Kemkomdigi Panggil YouTube Buntut Konten Promosi Vape Libatkan Anak
  • Bantuan Beras untuk 33,24 Juta Keluarga Mulai Disalurkan 17 Agustus
  • PPU Masuk Wilayah Sasaran Rehabilitasi Mangrove Program M4CR
  • Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 Pada ASEAN Championship 2026
  • Kutim Gandeng Kemenhub Siapkan SDM Transportasi untuk Dukung Infrastruktur Strategis
  • PT WKP Kantongi Penghargaan Pemkab PPU Berkat Komitmen Tanggung Jawab Sosial
  • Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Didorong Jadi Identitas Budaya Baru Berau
  • MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
  • Bedah Robotik Kian Berkembang, Indonesia Siapkan Ekosistem AI dan Pelatihan Dokter
  • Bulan Pemberian Vitamin A Dimulai Agustus, Balita Usia 6–59 Bulan Jadi Sasaran
  • Asian Taekwondo Indonesia Open 2026 Diikuti 478 Atlet dari 36 Negara
  • BGN Tutup 833 Dapur MBG yang Langgar SOP, Ratusan Pegawai Kena Sanksi
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Gaya Hidup

Fashion, Media, dan Siapa Kita di Ruang Publik

Redaksi Daily Kaltim11/10/2025 7:02 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ilustrasi. (pexels)

Dailykaltim.co – Di ruang publik modern, penampilan tidak lagi sekadar kulit luar—ia menjadi bahasa sosial yang berbicara lebih cepat dari kata-kata. Setelan jas rapi, jam mewah, atau sebaliknya kaos-jeans dan sandal gunung, segera membentuk kesan awal tentang siapa kita. Fashion, dalam lanskap ini, bukan hanya fungsi penutup tubuh; ia menjelma menjadi medium komunikasi identitas, pintu masuk yang memengaruhi cara kita dipandang, diundang, dan diakui.

Sebuah kajian klasik yang relevansinya justru kian menajam hari-hari ini, “Fashion dan Gaya Hidup: Identitas dan Komunikasi”, menelusuri bagaimana industri budaya—dari mall, media, hingga iklan—membentuk selera, nilai, dan aspirasi kelas menengah. Riset ini menunjukkan bahwa globalisasi ekonomi dan industri media telah mengangkat gaya hidup menjadi rujukan sosial: apa yang dianggap up to date atau out of date, pantas atau tidak, mapan atau santai. Kapitalisme, menurut kajian ini, bahkan menyusup hingga simbol-simbol keagamaan, melakukan komodifikasi terhadap tanda-tanda religius, dan menawarkan narasi “saleh namun tetap trendi”.

Penelitian yang dilakukan di lingkungan Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta itu memetakan dua arus besar. Pertama, industri penampilan yang kian agresif: fashion, kecantikan, real estat, kuliner, hiburan, hingga industri nasihat tumbuh sebagai perangkat pembentuk gaya hidup. Kedua, industri media dan periklanan yang bukan hanya menyebarluaskan citra, tetapi menanamkan standar estetika dan etika tubuh—sering tanpa disadari. Pada akhirnya, kita hidup dalam ekosistem di mana kulit kerap menaklukkan isi; gaya mendahului substansi.

Di lapangan, gejalanya kasatmata. Pusat perbelanjaan bertransformasi menjadi panggung sosial tempat “melihat dan dilihat”. Rubrik fashion di media, tayangan televisi, sampai iklan yang repetitif, memupuk budaya citra dan selera. Para figur publik—politisi, artis, influencer—mengelola tampilan mereka dengan presisi, memanipulasi “permukaan” demi dukungan. Dalam terminologi sosiologi budaya, inilah masyarakat tontonan: semua orang ingin menonton sekaligus ditonton, dan gaya menjadi modus eksistensi. “Kamu bergaya maka kamu ada.”

Kajian ini menautkan temuan lapangan dengan perangkat teori yang kokoh. Erving Goffman memandang kehidupan sosial sebagai panggung—presentasi diri adalah pertunjukan yang diritualkan. Mike Featherstone dan David Chaney menempatkan gaya hidup sebagai penanda sikap, nilai, dan posisi sosial; permukaan menjadi arena penting di mana identitas dinegosiasikan. Jean Baudrillard dan Guy Debord mengingatkan bahwa banjir tanda dan citra memudarkan batas privat-publik, melahirkan pseudo-realitas yang menstandarkan cara berpenampilan dan berperilaku. Marshall McLuhan menyebut iklan sebagai “karya seni terbesar abad ke-20”; Sut Jhally menunjukkan bagaimana citraan komersial mengkoloni budaya populer dan membentuk identitas konsumen. Daniel Boorstin dan Thomas C. O’Guinn menegaskan dominasi selebriti sebagai mesin inspirasi sekaligus produksi identitas—sebuah “pahlawan citra” yang dipromosikan tanpa lelah.

Efeknya merembes ke tubuh. Konstruksi “tubuh ideal” melintasi gender: perempuan dibayangi standar langsing yang tak bertepi; laki-laki digiring pada body anxiety dan new man yang menjadikan tubuhnya obyek tontonan. Industri kebugaran, diet, operasi plastik, kosmetika, hingga “produk For Men” merebak sebagai solusi cepat. Bahkan kebiasaan sederhana—seperti senyum—diposisikan sebagai modal simbolik dalam profesi layanan dan hiburan. Di sisi lain, geliat gaya hidup “alternatif”—kembali ke alam, spiritualisme baru—sering ikut terjerat pasar: wisata religius, kafe muslim, exclusive moslem fashion, hingga peragaan busana Islami tumbuh bersisian dengan logika komodifikasi. Narasi “ibadah yes, gaul yes” merekatkan kesalehan dengan gaya, menandai betapa lincahnya kapital merangkul sensibilitas keagamaan.

Media berperan sebagai akselerator. Dalam kompetisi waktu tayang dan belanja iklan, jurnalisme gaya hidup dan jurnalisme selebriti meluas. Prestasi ilmuwan atau pendidik kalah pamor dari sensasi figur populer; “nama besar” menjadi magnet pemberitaan. Siklus pengkultusan—menciptakan bintang lalu menggantinya—menyerupai ritme fashion itu sendiri. Sementara itu, majalah remaja dan kanal musik populer menanamkan fantasi waktu luang yang serbaproduktif dalam makna kesenangan: get fun, be smarter, richer, sexier. Seiring itu, konsumen “diajari membaca” pesan-pesan komersial—bukan sekadar memahami produk, melainkan menginternalisasi gaya hidup yang menyertainya.

Apa yang tampak di Indonesia menggambarkan momentum kelas menengah yang menguat. Mall, sekolah mahal, merek asing, fast food, gawai, wisata luar negeri, dan real estat menjadi tanda status. Di tengah arus ini, preferensi sosial bergeser diam-diam, menggantikan nilai lama dengan kompas citra dan rasa yang diproduksi industri. Penggemar meniru selebriti: dari potongan rambut sampai pola konsumsi. Tubuh menjadi proyek; penampilan, investasi; gaya hidup, tiket akses ke jejaring sosial dan kesempatan ekonomi.

Bukan berarti semua orang pasif di hadapan gempuran citra. Ada ruang resistensi—pilihan sadar untuk memilah, mengelola waktu layar, menafsir ulang simbol, atau mempraktikkan kesederhanaan yang berdaya. Namun riset ini mengingatkan: tanpa literasi media dan literasi gaya hidup, kita mudah terjerembap pada “ilusi permukaan” yang menukar dialog gagasan dengan parade tampilan. Tantangannya adalah mengembalikan proporsi—menempatkan gaya sebagai ekspresi, bukan penentu nilai; menjadikan konsumsi sebagai sarana, bukan tujuan.

Dalam praktik kebijakan dan pendidikan, implikasinya jelas. Pertama, program literasi media perlu menyeberang dari kelas ke ruang-ruang komunitas, mengajarkan cara membaca iklan, membongkar strategi influencing, dan memeriksa ulang standar tubuh-ideal. Kedua, intervensi berbasis kesehatan publik harus sensitif gender—mengatasi body anxiety dan gangguan citra tubuh pada remaja laki-laki maupun perempuan. Ketiga, lembaga keagamaan dan budaya dapat memperkuat tafsir kritis atas komodifikasi simbol—agar spiritualitas tak direduksi menjadi aksesoris. Keempat, pelaku industri didorong menjalankan pemasaran yang bertanggung jawab, menghindari glorifikasi berlebihan atas standar kecantikan yang sempit.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Fashion Gaya Hidup Media
Follow on Google News

Related Posts

Gaya Hidup

Usia Imun Tak Selalu Sama dengan Usia di KTP, Ini Penjelasannya

22/07/2026 4:48 PM
Gaya Hidup

Kenali Retinoblastoma, Kanker Mata yang Kerap Menyerang Balita

06/07/2026 3:03 AM
Gaya Hidup

Jangan Abaikan Label Gizi, Kunci Memilih Makanan Lebih Sehat

02/07/2026 6:42 AM
Gaya Hidup

7 Olahan Daging Kurban yang Bisa Jadi Menu Spesial Idul Adha

26/05/2026 3:48 AM
Gaya Hidup

Waspadai Kanker Serviks, Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan

16/05/2026 7:21 AM
Gaya Hidup

Kenali Virus Hanta dan Cara Mencegah Penularannya

11/05/2026 8:07 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Borong Tiga Penghargaan Gender Champion Kaltim 2026, Peran Perempuan Jadi Sorotan

30/04/2026 10:01 AM
Terbaru
Internasional

Konsumsi Rumah Tangga Topang Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen

By Redaksi Daily Kaltim05/08/2026 7:19 AM

Dailykaltim.co – Belanja masyarakat menjadi mesin utama perekonomian Indonesia sepanjang triwulan II-2026. Di tengah ketidakpastian…

Laba Varia Niaga Capai Rp3,62 Miliar, Andi Harun Soroti Ketergantungan pada Satu Bisnis

05/08/2026 7:15 AM

Pemkab Kutai Barat Perkuat Kompetensi Aparatur dalam Pengadaan Digital

05/08/2026 7:12 AM

26 Perusahaan Buka 250 Lowongan di Job Fair PPU 2026

05/08/2026 7:10 AM

Kesempatan Langka! Masyarakat Bisa Ikut Upacara HUT RI di Istana

05/08/2026 4:54 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Pemkab Penajam Paser Utara Dorong UMKM Lindungi Kekayaan Intelektual

19/10/2024 3:15 AM

Kutai Barat Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada 2024

06/12/2024 1:41 AM

APBD Terbatas, Bupati PPU Minta SKPD Optimalkan Potensi Daerah

27/11/2025 8:53 PM
TERBARU

Konsumsi Rumah Tangga Topang Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen

05/08/2026 7:19 AM

Laba Varia Niaga Capai Rp3,62 Miliar, Andi Harun Soroti Ketergantungan pada Satu Bisnis

05/08/2026 7:15 AM

Pemkab Kutai Barat Perkuat Kompetensi Aparatur dalam Pengadaan Digital

05/08/2026 7:12 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version