Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

OPD di PPU Diminta Petakan Beban Kerja Berdasarkan Data dan Fakta

02/09/2026 4:32 AM

Kayu Bertumpuk dan Gambut Jadi Tantangan Pemadaman Karhutla di PPU

01/09/2026 3:19 PM

Musim Kemarau Pengaruhi Perikanan Budidaya, Diskan PPU Imbau Tahan Tebar Benih

01/09/2026 3:14 PM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • OPD di PPU Diminta Petakan Beban Kerja Berdasarkan Data dan Fakta
  • Kayu Bertumpuk dan Gambut Jadi Tantangan Pemadaman Karhutla di PPU
  • Musim Kemarau Pengaruhi Perikanan Budidaya, Diskan PPU Imbau Tahan Tebar Benih
  • Perkim PPU Dikaji Naik Tipologi, Dua Bidang Dinilai Tak Lagi Ideal
  • Perairan Nenang Dangkal, Dishub PPU Tunggu Penlok dan Survei Kelayakan Pelabuhan
  • BPBD PPU Waspadai Karhutla saat Kemarau, Sumber Air dan Lahan Gambut Jadi Perhatian
  • Wilayah PPU Berubah akibat IKN, Pemkab Didorong Segera Tata Ulang Kecamatan
  • RSUD RAPB Punya CT Scan Baru, Pasien Stroke Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Rumah Sakit Lain
  • Diskan PPU Sebut Tangkapan Nelayan Tak Turun Drastis saat Musim Selatan
  • PPU Usulkan Dua Desa Jadi Sentra Budidaya Tematik Nila dan Lele
  • Pelabuhan Penajam Beralih ke Pemprov, Retribusi Rp120 Juta per Tahun Tak Lagi Masuk Pemkab PPU
  • Anggaran BPBD PPU Terbatas, Dana BTT Diusulkan untuk Dukung Penanganan Bencana
  • BPBD PPU Siapkan Dukungan Kesehatan untuk Jaga Stamina Petugas Karhutla
  • Minim Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di PPU
  • BPBD PPU Tekankan Dukungan Penuh untuk Petugas Karhutla di Lapangan
  • Mobil Tangki Jadi Kunci Pemadaman Karhutla di Lokasi Minim Air
  • BPJS Pekerja Rentan Sawit Dialihkan ke Disnaker, 1.485 Peserta Terverifikasi
  • Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman
  • Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan
  • Pemkab PPU Kawal Usulan Infrastruktur Sekolah hingga Layanan SLB
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Pariwara

Kayu Bertumpuk dan Gambut Jadi Tantangan Pemadaman Karhutla di PPU

Redaksi Daily Kaltim01/09/2026 3:19 PM251 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kepala BPBD PPU, Nurlaila. (Dok. Dailykaltim.co)

Dailykaltim.co, Penajam – BPBD Penajam Paser Utara (PPU) menyebut karakter material yang terbakar menjadi salah satu faktor utama yang membuat pemadaman karhutla membutuhkan waktu lebih lama. Selain luasan area, jenis material seperti kayu bertumpuk dan gambut dapat membuat api sulit benar-benar padam.

Sejumlah kejadian dalam rekap BPBD menunjukkan beberapa lokasi memiliki luasan cukup besar atau terjadi berulang, seperti Sepan seluas 10,66 hektare, Riko 5,07 hektare, Babulu Laut 5 hektare, serta beberapa kejadian di Gunung Steleng/Seteleng. Data tersebut menggambarkan bahwa penanganan tidak hanya berkaitan dengan jumlah titik, tetapi juga kondisi material di lapangan. 

Kepala BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan karhutla di lahan dengan material ringan biasanya lebih cepat ditangani. Namun, jika terdapat tumpukan kayu besar atau pepohonan yang ditebang, proses pemadaman menjadi jauh lebih sulit.

“Tapi kalau material yang terbakar itu, meskipun dia jenis material, tapi kalau di atasnya pepohonan yang sudah ditebang atau yang besar-besar ditumpuk oleh warga untuk dibakar, nah itu agak sulit,” ujar Nurlaila.

Menurutnya, tumpukan kayu dapat menyimpan bara di bagian bawah. Air yang disemprotkan petugas belum tentu dapat menjangkau seluruh lapisan material, sehingga api berpotensi kembali muncul keesokan harinya.

“Karena kayu-kayu yang terbakar ini itu pasti area bawahnya tidak bisa terjangkau oleh air, sehingga masih menyimpan panas dan bara api yang sewaktu-waktu dengan kondisi panas besoknya, itu kemudian angin, itu bisa jadi api kembali,” katanya.

Kondisi tersebut membuat proses penanganan tidak cukup hanya memadamkan api yang terlihat di permukaan. Petugas harus membuka material terbakar, memeriksa bara, dan memastikan seluruh titik panas benar-benar mati.

“Nah, itulah yang susahnya kalau kondisi material yang terbakar karakteristik yang seperti itu. Membutuhkan tenaga ekstra karena kita harus membuka batang-batang itu, diyakinkan semua baranya itu mati, seperti itu,” jelasnya.

Tantangan serupa juga terjadi pada lahan gambut. Menurut Nurlaila, api di area gambut dapat menyimpan panas di bawah permukaan dan menjalar tanpa selalu terlihat dari atas.

Gunung Steleng menjadi salah satu area yang disebut memiliki karakter gambut. Dalam rekap BPBD, wilayah Gunung Steleng/Seteleng beberapa kali tercatat mengalami karhutla pada Agustus 2026, termasuk kejadian seluas 4,13 hektare pada 9 Agustus dan 1,12 hektare pada 14-15 Agustus. 

“Sama seperti areal gambut di Gunung Steleng, berapa itu yang di jalur masuk jalan rijit beton. Nah, itu gambut. Itu juga susah karena kita kan ketahui bersama, gambut itu semakin kering, kalau tidak salah semakin menyimpan hawa panas di area bawah dan menjalar di area bawah,” ujar Nurlaila.

Ia menyebut, lahan gambut membutuhkan perlakuan berbeda dibandingkan kebakaran di lahan mineral. Petugas harus memastikan air masuk cukup dalam dan tidak hanya membasahi permukaan.

“Sehingga membutuhkan treatment yang berbeda dan penanganan otomatis yang lebih lama dari jika yang terbakar itu jenis mineral dan hanya ditumbuhi oleh semak belukar dan pepohonan biasa,” tandasnya.

[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Follow on Google News

Related Posts

Pariwara

OPD di PPU Diminta Petakan Beban Kerja Berdasarkan Data dan Fakta

02/09/2026 4:32 AM
Pariwara

Musim Kemarau Pengaruhi Perikanan Budidaya, Diskan PPU Imbau Tahan Tebar Benih

01/09/2026 3:14 PM
Pariwara

Perairan Nenang Dangkal, Dishub PPU Tunggu Penlok dan Survei Kelayakan Pelabuhan

01/09/2026 2:50 PM
Pariwara

BPBD PPU Waspadai Karhutla saat Kemarau, Sumber Air dan Lahan Gambut Jadi Perhatian

01/09/2026 5:02 AM
Pariwara

RSUD RAPB Punya CT Scan Baru, Pasien Stroke Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Rumah Sakit Lain

31/08/2026 2:01 PM
Pariwara

Diskan PPU Sebut Tangkapan Nelayan Tak Turun Drastis saat Musim Selatan

31/08/2026 9:38 AM
Iklan
Demo
Trending

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM

Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman

29/08/2026 7:49 AM

Gen Z Mengubah Cara Belanja, Pengalaman Kini Lebih Penting daripada Kepemilikan

27/08/2026 2:33 PM

KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Diduga Terima Rp3,25 Miliar

27/08/2026 8:17 AM
Terbaru
Pariwara

OPD di PPU Diminta Petakan Beban Kerja Berdasarkan Data dan Fakta

By Redaksi Daily Kaltim02/09/2026 4:32 AM

Dailykaltim.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD)…

Kayu Bertumpuk dan Gambut Jadi Tantangan Pemadaman Karhutla di PPU

01/09/2026 3:19 PM

Musim Kemarau Pengaruhi Perikanan Budidaya, Diskan PPU Imbau Tahan Tebar Benih

01/09/2026 3:14 PM

Perkim PPU Dikaji Naik Tipologi, Dua Bidang Dinilai Tak Lagi Ideal

01/09/2026 2:54 PM

Perairan Nenang Dangkal, Dishub PPU Tunggu Penlok dan Survei Kelayakan Pelabuhan

01/09/2026 2:50 PM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Dinas PUPR PPU Prioritaskan Perbaikan Estetika dan Keselamatan Jalan untuk Kurangi Risiko Kecelakaan

02/09/2024 1:50 AM

Dukungan ke Pokdarwis Dinilai Efektif, Disbudpar PPU Siapkan Tambahan Atraksi Wisata Air

14/04/2025 8:26 AM

Turnamen Mini Soccer Pesisir 2025 di Desa Peridan Resmi Dibuka

04/08/2025 2:44 AM
TERBARU

OPD di PPU Diminta Petakan Beban Kerja Berdasarkan Data dan Fakta

02/09/2026 4:32 AM

Kayu Bertumpuk dan Gambut Jadi Tantangan Pemadaman Karhutla di PPU

01/09/2026 3:19 PM

Musim Kemarau Pengaruhi Perikanan Budidaya, Diskan PPU Imbau Tahan Tebar Benih

01/09/2026 3:14 PM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version