Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Batu Bara Kuasai 34 Persen PDRB, Kaltim Siapkan Transformasi Ekonomi 2045

19/08/2026 8:58 AM

811 BTS Pascagempa NTT Pulih, Satu Titik Masih Diperbaiki

19/08/2026 8:55 AM

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah

13/08/2026 6:31 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Batu Bara Kuasai 34 Persen PDRB, Kaltim Siapkan Transformasi Ekonomi 2045
  • 811 BTS Pascagempa NTT Pulih, Satu Titik Masih Diperbaiki
  • Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah
  • GPM Kaltim Libatkan 49 Peserta, Pangkas Jarak Produsen dan Konsumen
  • Pemkab PPU Susun Rencana Aksi Daerah untuk Percepat Penanggulangan TBC
  • Sawit Jadi Grand Design Pembangunan Kutai Timur Sejak 2001
  • CISSReC: Viral di Media Sosial Bukan Jaminan Informasi Benar
  • Indonesia Bangun AI Factory 1 GW, Bidik Posisi sebagai Pusat AI Asia Tenggara
  • Konsumsi Rumah Tangga Topang Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen
  • Laba Varia Niaga Capai Rp3,62 Miliar, Andi Harun Soroti Ketergantungan pada Satu Bisnis
  • Pemkab Kutai Barat Perkuat Kompetensi Aparatur dalam Pengadaan Digital
  • 26 Perusahaan Buka 250 Lowongan di Job Fair PPU 2026
  • Kesempatan Langka! Masyarakat Bisa Ikut Upacara HUT RI di Istana
  • PLTS 100 GW Diklaim Bisa Tekan Impor Energi hingga US$28,9 Miliar
  • Prabowo Terima Medali Pasukan Khusus Kerajaan Thailand
  • Guru Besar UNY: Nilai Budaya Jawa Tetap Relevan Menjaga Kerukunan
  • Kemkomdigi Panggil YouTube Buntut Konten Promosi Vape Libatkan Anak
  • Bantuan Beras untuk 33,24 Juta Keluarga Mulai Disalurkan 17 Agustus
  • PPU Masuk Wilayah Sasaran Rehabilitasi Mangrove Program M4CR
  • Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 Pada ASEAN Championship 2026
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Gaya Hidup

Kenali Retinoblastoma, Kanker Mata yang Kerap Menyerang Balita

Redaksi Daily Kaltim06/07/2026 3:03 AM0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Dailykaltim.co – Retinoblastoma merupakan jenis kanker mata yang paling sering ditemukan pada bayi dan anak usia di bawah tiga tahun. Penyakit ini berkembang pada retina, yakni lapisan di bagian belakang mata yang berfungsi menangkap cahaya dan mengirimkan sinyal visual ke otak.

Kanker ini dapat tumbuh ke dalam bola mata maupun menyebar ke luar hingga menembus lapisan mata. Retinoblastoma dapat terjadi pada satu mata (unilateral) maupun kedua mata (bilateral). Meski paling banyak ditemukan pada bayi dan balita, kasus pada anak berusia di atas lima tahun relatif jarang terjadi.

Retinoblastoma berkaitan dengan perubahan atau mutasi pada gen RB1. Berdasarkan penyebabnya, penyakit ini terbagi menjadi dua jenis, yakni retinoblastoma herediter dan non-herediter.

Pada retinoblastoma non-herediter, mutasi gen terjadi secara acak setelah anak lahir dan umumnya hanya menyerang satu mata. Sementara itu, retinoblastoma herediter terjadi ketika anak mewarisi gen RB1 yang bermutasi dari salah satu orang tua. Jenis ini biasanya muncul sejak usia sangat muda dan lebih sering menyerang kedua mata.

Anak yang memiliki riwayat keluarga retinoblastoma, baik dari orang tua maupun saudara kandung, dianjurkan menjalani pemeriksaan mata secara rutin sejak lahir. Pemeriksaan pertama disarankan dilakukan dalam satu bulan pertama kehidupan.

Gejala retinoblastoma dapat berbeda pada setiap anak, tergantung stadium penyakit. Namun, salah satu tanda yang paling sering ditemukan adalah leukokoria atau yang dikenal sebagai gejala “mata kucing”. Kondisi ini ditandai dengan pantulan cahaya berwarna putih, abu-abu, perak, atau kekuningan pada pupil saat terkena cahaya, berbeda dengan pantulan merah yang normal.

Tanda lain yang perlu diwaspadai antara lain mata juling (strabismus), kesulitan mengikuti pergerakan objek, mata terasa nyeri sehingga anak menjadi lebih rewel, mata menonjol keluar (proptosis bulbi), serta mata kemerahan atau bengkak tanpa penyebab yang jelas.

Penurunan kemampuan penglihatan juga dapat terjadi, meski sering kali tidak disadari, terutama apabila hanya satu mata yang terkena dan mata lainnya masih berfungsi dengan baik.

Untuk memastikan diagnosis retinoblastoma, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan. Diagnosis pasti umumnya ditegakkan melalui pemeriksaan histopatologi terhadap jaringan bola mata yang telah diangkat melalui prosedur enukleasi. Pengambilan sampel jaringan menggunakan jarum atau biopsi tidak dianjurkan karena berisiko menyebabkan penyebaran sel kanker.

Pemeriksaan penunjang seperti USG mata dapat membantu mendeteksi adanya massa atau tumor di dalam mata. Sementara CT scan dan MRI digunakan untuk menilai kemungkinan penyebaran tumor ke jaringan sekitar mata maupun otak.

Retinoblastoma juga dikenal sebagai satu-satunya kanker pada anak yang dapat dideteksi sejak dini dengan pemeriksaan sederhana. Deteksi awal dapat dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas, menggunakan lampu senter atau melalui red reflex test dengan alat oftalmoskop.

Apabila pantulan merah pada mata tidak muncul atau justru terlihat putih, anak perlu segera dirujuk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Deteksi dini dinilai berperan penting dalam meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan dan menurunkan angka kematian akibat retinoblastoma.

Penanganan retinoblastoma disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit. Salah satu metode yang digunakan adalah kemoterapi untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan sel kanker. Terapi ini dapat diberikan sebelum operasi guna mengecilkan ukuran tumor atau setelah operasi untuk mencegah penyebaran kanker.

Selain kemoterapi, radioterapi juga dapat menjadi pilihan pada kondisi tertentu, terutama apabila tumor tidak dapat dioperasi atau tidak memberikan respons yang memadai terhadap pengobatan lainnya.

Pada kasus yang lebih lanjut, operasi pengangkatan bola mata atau enukleasi menjadi salah satu tindakan utama. Prosedur ini dilakukan apabila ukuran tumor sudah besar, fungsi penglihatan tidak dapat dipertahankan, atau kanker tidak merespons terapi lain. Setelah operasi, pasien dapat menggunakan mata palsu yang disesuaikan dengan kondisi mata yang sehat.

Setelah pengobatan selesai, anak tetap memerlukan pemantauan jangka panjang setidaknya selama dua tahun untuk memastikan tidak terjadi kekambuhan maupun penyebaran penyakit. Pendampingan psikologis bagi anak dan keluarga juga menjadi bagian penting dari proses pemulihan, bersama dengan edukasi mengenai perawatan mata palsu dan kesehatan secara menyeluruh.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Follow on Google News

Related Posts

Gaya Hidup

Usia Imun Tak Selalu Sama dengan Usia di KTP, Ini Penjelasannya

22/07/2026 4:48 PM
Gaya Hidup

Jangan Abaikan Label Gizi, Kunci Memilih Makanan Lebih Sehat

02/07/2026 6:42 AM
Gaya Hidup

7 Olahan Daging Kurban yang Bisa Jadi Menu Spesial Idul Adha

26/05/2026 3:48 AM
Gaya Hidup

Waspadai Kanker Serviks, Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan

16/05/2026 7:21 AM
Gaya Hidup

Kenali Virus Hanta dan Cara Mencegah Penularannya

11/05/2026 8:07 AM
Gaya Hidup

Lupus Dijuluki Penyakit Seribu Wajah, Kenali Gejalanya

11/05/2026 7:44 AM
Iklan
Demo
Trending

Batu Bara Kuasai 34 Persen PDRB, Kaltim Siapkan Transformasi Ekonomi 2045

19/08/2026 8:58 AM

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah

13/08/2026 6:31 AM

811 BTS Pascagempa NTT Pulih, Satu Titik Masih Diperbaiki

19/08/2026 8:55 AM

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM
Terbaru
Kaltim

Batu Bara Kuasai 34 Persen PDRB, Kaltim Siapkan Transformasi Ekonomi 2045

By Redaksi Daily Kaltim19/08/2026 8:58 AM

Dailykaltim.co, Kaltim – Sekitar sepertiga perekonomian Kalimantan Timur masih ditopang oleh batu bara. Besarnya ketergantungan…

811 BTS Pascagempa NTT Pulih, Satu Titik Masih Diperbaiki

19/08/2026 8:55 AM

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah

13/08/2026 6:31 AM

GPM Kaltim Libatkan 49 Peserta, Pangkas Jarak Produsen dan Konsumen

13/08/2026 6:29 AM

Pemkab PPU Susun Rencana Aksi Daerah untuk Percepat Penanggulangan TBC

13/08/2026 6:26 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

RSUD Kudungga Siapkan Layanan Cathlab untuk Penanganan Jantung dan Stroke

03/02/2026 5:29 AM

KPK Segera Adakan Lelang Barang Rampasan untuk Publik

03/03/2025 4:48 AM

Atlet Boccia Indonesia Raih Emas di ASEAN Para Games 2025

24/01/2026 3:34 AM
TERBARU

Batu Bara Kuasai 34 Persen PDRB, Kaltim Siapkan Transformasi Ekonomi 2045

19/08/2026 8:58 AM

811 BTS Pascagempa NTT Pulih, Satu Titik Masih Diperbaiki

19/08/2026 8:55 AM

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah

13/08/2026 6:31 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version