Dailykaltim.co, Kubar – Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat melaksanakan kegiatan Kaji Terap Bidang Penyuluhan Pertanian berupa tanam perdana padi sawah varietas Inpari 02 di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan ini digelar bersama GAPOKTAN Maju Bersama di lahan seluas lima hektar sebagai upaya memperkuat produksi pangan lokal.
Sekretaris Dinas Pertanian Kutai Barat, Muhammad Firdaus, menyampaikan bahwa kaji terap ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi petani, khususnya di kawasan Rapak Oros yang menjadi sentra padi sawah dengan luas sekitar 200 hektar. Ia menegaskan pentingnya optimalisasi lahan pertanian yang sudah dibuka untuk mengurangi ketergantungan Kutai Barat terhadap suplai beras dari luar daerah. Firdaus juga berharap pengujian varietas padi dapat terus dilakukan setiap tahun guna mendongkrak produktivitas pertanian.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kutai Barat, Rion, menekankan perlunya sinergi pemerintah daerah, perangkat OPD, dan masyarakat agar sektor pertanian menghasilkan capaian optimal. Ia memastikan pemerintah daerah siap mendukung pemasaran hasil produksi pertanian di Rapak Oros.
Rion menjelaskan bahwa Bulog telah melakukan pengecekan lokasi pembangunan kantor cabang di kawasan Mapan, tepatnya di sekitar RS Pratama dan Ngenyan Asa. Kutai Barat menjadi salah satu dari 100 titik pembangunan gudang Bulog di Indonesia sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, petani diharapkan tidak lagi mengalami kendala dalam pemasaran hasil panen.
Selain itu, Dinas Ketapang juga membangun lumbung pangan, turap, dan pagar di Geleo Asa, serta merencanakan pembangunan penggiling dan pengering padi pada tahun berikutnya. Seluruh hasil produksi dari Rapak Oros dan Geleo Asa nantinya akan ditampung dan dikelola melalui fasilitas tersebut. Bulog juga siap membantu pemasaran apabila produksi petani tidak terserap pasar lokal.
Melalui kegiatan kaji terap ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap peningkatan produksi padi dapat dicapai secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, OPD, dan para petani.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
