Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

BGN Tangguhkan 717 SPPG Wilayah III Belum Bersertifikat SLHS

13/03/2026 7:17 AM

Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idulfitri 2026

13/03/2026 7:12 AM

ASDP Terapkan Single Tarif dan Diskon Tiket untuk Mudik Lebaran 2026

13/03/2026 7:07 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • BGN Tangguhkan 717 SPPG Wilayah III Belum Bersertifikat SLHS
  • Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idulfitri 2026
  • ASDP Terapkan Single Tarif dan Diskon Tiket untuk Mudik Lebaran 2026
  • KPK Tahan Eks Menteri Agama dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024
  • Jumlah Penduduk Indonesia Capai 288,3 Juta Jiwa per Desember 2025
  • BRIN Ungkap Spesies Keong Darat Baru dari Karst Sumatra Selatan
  • Jelang Mudik Lebaran, Bupati PPU Tinjau Kesiapan Tol Balikpapan–IKN
  • Polres Kutim Buka Program Mudik Gratis Jelang Idulfitri 1447 H
  • Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Siapkan Zona Transportasi Publik
  • DKK Balikpapan Catat Lebih dari 200 Kasus Campak hingga Maret 2026
  • Pemkot Samarinda Larang Reklame Model Leher Angsa Demi Keselamatan
  • Baznas Bontang Salurkan Rp2 Miliar Zakat Selama Ramadan
  • Butter atau Margarin? Kenali Bedanya untuk Kue Lebaran
  • PSSI Umumkan Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
  • BRIN Temukan Spesies Tanaman Baru Homalomena lingua-felis Endemik Sumatra Utara
  • Kemenkes Temukan Gejala Gangguan Mental pada Hampir 10 Persen Anak Indonesia
  • Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 hingga 24 Maret
  • Pemerintah Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tetap Stabil hingga Lebaran
  • Bupati PPU Minta Desa Maksimalkan Dana Desa untuk Pertanian
  • Dari Buah hingga Kayu, Kurma Dijuluki Pohon Kehidupan
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Opini

Memahami Al-Qur’an Secara Mendalam: Tantangan Zaman Digital dan Keteladanan Metodologi Ulama Klasik yang Tepat

Redaksi Daily Kaltim10/01/2026 7:03 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Radhiah Aleeya Mahasiswi Program Studi Ilmu Falak (Astronomi Islam), Fakultas Syari’ah, UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

Oleh Radhiah Aleeya Mahasiswi Program Studi Ilmu Falak (Astronomi Islam), Fakultas Syari’ah, Universitas Islam Negeri Islam (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam.

Al-Qur’an adalah kitab suci yang Allah turunkan sebagai pedoman utama bagi seluruh umat manusia (hudan linnas). Di dalamnya, terdapat nilai-nilai luhur yang mengatur seluruh aspek kehidupan kita, mulai dari hubungan kita dengan Tuhan (hablum minallah), sesama manusia (hablum minannas), hingga alam semesta. Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar, dan memahami kandungannya adalah perjalanan spiritual serta intelektual yang terus berlangsung sepanjang hidup.

Di era ketika informasi beredar lebih cepat daripada kesadaran kita untuk memeriksa kebenaran, ayat Al-Qur’an menjadi salah satu yang rawan disalahartikan. Para anak muda kini dapat menemukan potongan ayat di berbagai platform seperti TikTok, mendengar cuplikan ceramah beberapa menit di Instagram, atau membaca satu baris terjemahan dari akun anonim, lalu merasa sudah cukup untuk memahami kandungan Al-Qur’an. Fenomena ini bukan sekadar tanda kemajuan teknologi, tetapi juga menyingkap krisis baru dalam studi Al-Qur’an, di mana kita semakin mudah menjangkau ayat Al-Qur’an, tetapi semakin jauh dari metodologi yang seharusnya.

Padahal, memahami kandungan Al-Qur’an secara mendalam tidak bisa hanya mengandalkan potongan ayat atau terjemahan instan. Dibutuhkan upaya untuk menghayati makna, menelaah konteks, dan mempelajari metodologi yang telah diwariskan oleh para mufassir. Ulumul Qur’an, yaitu ilmu-ilmu yang membantu menyingkap pesan ayat dengan tepat, serta ilmu tafsir yang menjelaskan makna ayat sesuai kemampuan mufassir, menjadi panduan penting agar pemahaman kita tidak salah arah.

Sayangnya, budaya digital hari ini sering memisahkan potongan ayat dari konteksnya, menimbulkan rasa “sudah paham” dan memicu penafsiran pribadi yang keliru. Ketika sebuah isu viral atau muncul perdebatan moral, ayat sering dikutip seakan-akan maknanya sederhana dan hitam-putih. Inilah bahaya besar dari memahami Al-Qur’an secara instan. Dengan demikian, memahami kehendak Allah dalam Al-Qur’an menjadi proses yang menuntut ketelitian, disiplin ilmu, dan kesabaran intelektual, bukan sekadar tebakan atau asumsi sendiri.

Salah satu aspek metodologi yang penting dalam memahami Al-Qur’an adalah asbab al-nuzul, yaitu latar belakang turunnya ayat. Para ulama sepakat bahwa mengetahui sebab turunnya ayat mencegah kesalahan penafsiran. Tanpa memahami konteksnya, kita bisa salah menangkap maksud perintah, keliru dalam menarik kesimpulan hukum, atau menafsirkan ayat seakan selalu relevan dengan persoalan populer saat ini.

Sebagai contoh, tidak semua ayat yang berisi perintah atau larangan khusus berlaku untuk semua situasi karena beberapa ayat diturunkan untuk kondisi tertentu pada masa Nabi. Sebaliknya, ayat yang bersifat nasihat, dorongan, atau ajakan moral sering mengandung makna mendalam yang hanya dapat dipahami melalui kajian bahasa Arab klasik, struktur kalimat, dan tafsir para ulama.

Untuk mengatasi pola pikir keagamaan yang serba instan ini, penting bagi umat Islam melihat kembali warisan keilmuan ulama Nusantara, salah satunya Syekh Abdurrauf As-Singkili (w. 1693 M) ulama besar Aceh pada abad ke-17. Melalui karya monumentalnya Tarjuman al-Mustafid, tafsir Al-Qur’an pertama yang tersusun lengkap dalam bahasa Melayu/Jawi, beliau menghadirkan penafsiran yang memadukan tradisi klasik dengan penjelasan yang dekat dengan konteks masyarakat Melayu pada masanya.

Tafsir ini memperlihatkan keseimbangan antara ketelitian analisis dan kesederhanaan penyampaian. Melalui metode tahlili, ayat ditafsirkan secara berurutan sesuai mushaf, menjelaskan mufradat, asbabun nuzul, dan munasabah untuk memastikan setiap ayat dipahami dalam konteksnya yang utuh. Hasil analisis itu kemudian dirumuskan dengan corakijmali, yaitu penyampaian makna yang ringkas, padat, dan mudah dicerna dalam bahasa Melayu sehingga sesuai untuk pembaca awam di Nusantara. Seluruh proses penafsirannya berpijak pada corak bi al-ma’tsur, yang menegaskan bahwa penjelasan beliau selalu berlandaskan riwayat otoritatif—Al-Qur’an, hadis, pendapat Sahabat dan Tabi’in, serta rujukan pada tafsir ulama terdahulu. Beliau tidak pernah menafsirkan ayat secara sembarangan atau sekadar “asal cocok,” tetapi selalu melalui metodologi yang jelas dan kokoh.

Keteladanan ulama seperti inilah yang seharusnya kembali kita hidupkan. Anak muda perlu disadarkan bahwa memahami Al-Qur’an bukan soal cepat, tetapi soal benar dan tepat. Bukan sekadar menemukan kutipan, tetapi menelusuri makna. Dan bukan hanya mengambil ayat sebagai pembenar, tetapi sebagai petunjuk hidup yang membutuhkan kedalaman pemahaman.

Kita tentu bersyukur hidup di zaman ketika mushaf digital dapat diakses kapan saja. Tetapi kedekatan digital tidak boleh membuat kita lupa pada kedalaman spiritual dan intelektual yang dibutuhkan untuk memahami wahyu. Jika kita hanya mengambil bagian permukaan dari Al-Qur’an, kita kehilangan inti yang sebenarnya, seperti petunjuk yang membawa kebenaran, keadilan, dan kebijaksanaan.

Karena itu, sudah saatnya generasi muda mengubah cara mereka mendekati Al-Qur’an. Mengutip saja tidak cukup, kita perlu belajar. Membaca saja tidak memadai, kita harus meneliti. Mengikuti tren pun tidak cukup, kita harus kembali pada metodologi para ulama. Dengan cara inilah Al-Qur’an tidak hanya hadir di layar gawai, tetapi juga hidup dalam pemahaman yang benar.

Dan mungkin inilah tantangan terbesar umat saat ini: membangun kembali budaya ilmu di tengah budaya yang serba instan. Al-Qur’an tidak diturunkan untuk dijadikan sekadar konten viral, tetapi untuk menjadi cahaya yang membimbing. Cahaya itu hanya dapat kita raih jika wahyu dipahami sebagaimana mestinya, yaitu dengan ketelitian, kerendahan hati, dan kesungguhan dalam mencari kebenaran.

*) Tanggung jawab atas opini ini sepenuhnya ada pada penulis sebagaimana tercantum, dan tidak mencerminkan pandangan atau kebijakan redaksi DailyKaltim.co.

Al-Qur'an Opini Tafsir
Follow on Google News

Related Posts

Opini

Di Balik Kekejaman: Menggali Keadilan dalam Masyarakat Kita yang Sesuai dengan Fiqih Jinayah

21/01/2026 4:59 AM
Opini

Belajar Toleransi dari Serambi Mekkah: Bagaimana Ulama Aceh Memandang Perbedaan Agama

29/12/2025 8:55 AM
Opini

Jalan Rusak Singa Geweh: Ketika Masalah Kecil Menjadi Sorotan Besar

29/12/2025 8:38 AM
Opini

Membaca Dinamika Politik Kukar 2029: Kontestasi Demokrasi dalam Bingkai Kepentingan Publik

29/12/2025 8:23 AM
Opini

Kalimantan Timur: Harmoni Kearifan Lokal dan Arah Baru Pembangunan Nasional

29/12/2025 7:58 AM
Opini

Sistem Pengaduan Rumah Sakit: Kepedulian atau Formalitas?

29/12/2025 7:34 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Sambut Delegasi Internasional, Tawarkan Potensi Investasi Besar

12/11/2024 6:56 AM
Terbaru
Nasional

BGN Tangguhkan 717 SPPG Wilayah III Belum Bersertifikat SLHS

By Redaksi Daily Kaltim13/03/2026 7:17 AM

Dailykaltim.co – Badan Gizi Nasional (BGN) berencana menangguhkan sementara operasional 717 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…

Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idulfitri 2026

13/03/2026 7:12 AM

ASDP Terapkan Single Tarif dan Diskon Tiket untuk Mudik Lebaran 2026

13/03/2026 7:07 AM

KPK Tahan Eks Menteri Agama dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024

13/03/2026 7:02 AM

Jumlah Penduduk Indonesia Capai 288,3 Juta Jiwa per Desember 2025

13/03/2026 6:57 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Wakil Bupati Berau Buka Bimtek Aplikasi Puja Indah untuk Inovasi Daerah

18/09/2024 4:57 AM

Kutim Siapkan Kebijakan Berbasis Data untuk Serap 50 Ribu Tenaga Kerja

13/01/2026 12:23 AM

Bupati Berau Tinjau Lokasi Banjir di Tumbit Melayu dan Meraang

10/05/2025 2:44 AM
TERBARU

BGN Tangguhkan 717 SPPG Wilayah III Belum Bersertifikat SLHS

13/03/2026 7:17 AM

Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idulfitri 2026

13/03/2026 7:12 AM

ASDP Terapkan Single Tarif dan Diskon Tiket untuk Mudik Lebaran 2026

13/03/2026 7:07 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version