Dailykaltim.co, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda kembali mempercepat upaya perluasan jaringan gas (jargas) rumah tangga. Langkah ini dibahas dalam Pertemuan Tindak Lanjut yang dipimpin Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Tenaga Ahli Komisi 12 DPR RI. Pertemuan berlangsung Rabu, 10 Desember 2025, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Gedung PKK belakang Taman Cerdas.
Bidang SDA Pemkot Samarinda dan jajaran terkait turut hadir untuk membahas dukungan operasional pemerintah daerah dalam rencana pengembangan jargas. Dalam pemaparannya, perwakilan SDA menyebut bahwa setelah menerima kuota 7.619 Sambungan Rumah (SR) pada 2025, Pemkot kembali mengusulkan penambahan sekitar 15.000 SR untuk lokasi lainnya. Usulan itu menunggu kajian teknis, sebab jalur jaringan gas akan melewati area sungai, rawa, hingga kawasan perbukitan yang menuntut perencanaan detail.
Program jargas sebelumnya sempat melambat akibat efisiensi anggaran nasional 2023–2024 yang memangkas alokasi hingga 50 persen. Namun Pemkot Samarinda menegaskan bahwa percepatan pembangunan tetap menjadi prioritas daerah.
Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap jaringan gas terus meningkat. Ia menilai layanan ini memberikan dampak ekonomi langsung dan menghadirkan pilihan energi bersih bagi warga.
“Masyarakat Samarinda sangat menunggu perluasan jaringan gas ini. Semakin banyak rumah yang tersambung, semakin besar manfaat ekonomi dan lingkungan yang dirasakan warga,” ujar Wawali.
Saefuddin juga menekankan pentingnya sinergi lintas institusi. Jaringan gas, menurutnya, bukan hanya mendukung ketahanan energi, tetapi berpotensi memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah jika kelak pengelolaannya dapat melibatkan Pemerintah Kota.
“Kerja sama yang kuat diperlukan karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat sekaligus memberi dampak positif bagi Kota Samarinda. Jika ke depan pengelolaan dapat dilakukan oleh daerah, maka manfaatnya juga kembali kepada PAD,” tambahnya.
Program pembangunan jargas di Samarinda berjalan sejak 2023 dan ditargetkan meluas hingga 2026 ke berbagai kecamatan. Pemkot sebelumnya juga menggelar sosialisasi pembangunan jargas di Samarinda Ilir dan Sungai Pinang pada 17 November 2025 sebagai bagian dari perluasan sambungan yang ditargetkan melebihi 24.619 SR.
Melalui pertemuan ini, Pemkot Samarinda berharap proses kajian, penganggaran, dan realisasi penambahan jaringan gas dapat dipercepat untuk menghadirkan akses energi yang lebih stabil, ramah lingkungan, serta mengurangi ketergantungan masyarakat pada LPG bersubsidi.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
