Dailykaltim.co, Kutim – Kepolisian Resor Kutai Timur (Polres Kutim) menyiapkan program mudik gratis menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini menjadi bagian dari inovasi pelayanan publik dalam rangka Operasi Ketupat Mahakam 2026 untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di jalur lintas provinsi.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menyampaikan hal tersebut usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Lapangan Mako Polres Kutim, Kamis (12/3/2026). Ia mengatakan program tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus menjamin keamanan masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
“Program mudik gratis ini kami siapkan khusus untuk membantu masyarakat Kutim. Kami ingin memastikan warga dapat pulang dengan rasa aman dan nyaman tanpa harus terbebani biaya transportasi yang biasanya meningkat menjelang hari raya,” ujar Fauzan.
Pendaftaran program mudik gratis dibuka selama dua hari, yakni pada 12 hingga 13 Maret 2026. Masyarakat dapat mendaftarkan diri melalui sejumlah kanal layanan, seperti Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur, layanan telepon darurat 110, maupun aplikasi layanan kepolisian yang telah disediakan.
Persyaratan pendaftaran juga dibuat sederhana agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Calon peserta cukup melampirkan identitas diri berupa KTP, mencantumkan tujuan perjalanan, serta menyertakan nomor kontak aktif untuk keperluan koordinasi keberangkatan.
“Jadwal pendaftaran ini kami sesuaikan dengan animo masyarakat yang masuk. Kami mengimbau warga untuk segera mendaftar mengingat keterbatasan kursi yang tersedia pada tahap awal ini,” tambah Fauzan.
Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kutim AKP Rezky Nur Harismeihendra menjelaskan bahwa pada tahap awal program ini disediakan kuota sebanyak 58 kursi. Kuota tersebut akan dilayani menggunakan dua unit bus besar dengan rute utama dari Sangatta menuju Samarinda dan Balikpapan.
Keberangkatan bus dijadwalkan dalam dua sesi, yakni pukul 10.00 WITA dan 13.00 WITA. Meski kuota awal terbatas, Rezky mengatakan pihaknya membuka peluang penambahan armada apabila minat masyarakat cukup tinggi.
“Jika animo masyarakat tinggi, kami telah menyiapkan rencana penambahan kuota keberangkatan yang diproyeksikan pada H-3 dan H-2 menjelang Idulfitri. Fokus kami adalah mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya, terutama sepeda motor, demi menekan angka kecelakaan lalu lintas,” kata Rezky.
Melalui program ini, Polres Kutim berharap arus mudik dari wilayah utara Kalimantan Timur menuju sejumlah kota tujuan dapat berjalan lebih tertib dan aman.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
