Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Karies Gigi hingga Tekanan Darah Tinggi Jadi Temuan Terbanyak dalam Program CGK

18/07/2026 4:32 AM

Festival Luuq Melapeh 2026 Kembali Digelar, Promosikan Budaya dan Wisata Kubar

18/07/2026 4:19 AM

Arena Pacu Kuda Pada Eweta Sumba Barat Dipilih Jadi Venue PON XXII/2028

18/07/2026 4:01 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Karies Gigi hingga Tekanan Darah Tinggi Jadi Temuan Terbanyak dalam Program CGK
  • Festival Luuq Melapeh 2026 Kembali Digelar, Promosikan Budaya dan Wisata Kubar
  • Arena Pacu Kuda Pada Eweta Sumba Barat Dipilih Jadi Venue PON XXII/2028
  • Paser Luncurkan Aksi Sakti, Platform AI untuk Pantau Kinerja Pemerintah
  • Masjid Nurul Islam Maccarinna Resmi Dibuka untuk Kegiatan Ibadah dan Sosial
  • Desak Made dan Veddriq Leonardo Raih Emas di World Climbing Series Chamonix 2026
  • Nelayan Kapal 30-200 GT Bakal Dapat BBM Rp15 Ribu per Liter, ESDM Siapkan Aturan Teknis
  • Kutim Siapkan 2.708 Kursi SMA dan SMK, Lampaui Jumlah Lulusan SMP
  • RS eMKA Mulai Beroperasi, Tambah Pilihan Layanan Kesehatan di Kutai Kartanegara
  • Kukar Matangkan Persiapan MTQ Kaltim 2026
  • PPU Imbau Penumpang Gunakan Life Jacket Selama Musim Selatan
  • Patra Logistik Catat Penyaluran BBM 197 Ribu KL di Batam
  • 460 Mahasiswa Jalani KKN Kolaborasi di 48 Desa dan Kelurahan Paser
  • Kementerian Kebudayaan Resmi Kelola KNIU, Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
  • Indonesia dan India Sepakati Konservasi Candi Perwara Prambanan Selama 10 Tahun
  • Pemerintah Masukkan LGBT sebagai Ancaman Nonmiliter, Ini Penjelasan Yusril.
  • Pos Satpolairud Resmi Beroperasi di Desa Lori, Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir
  • Perusahaan Sawit di PPU Dinilai Belum Beri Dampak Ekonomi Optimal bagi Masyarakat
  • Timnas Indonesia U-17 Bungkam Malaysia 3-0, Raih Kemenangan Perdana di Garuda Championship Series
  • Kenali Retinoblastoma, Kanker Mata yang Kerap Menyerang Balita
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Gaya Hidup

Usia 40 Tahun dan Ancaman Senyap Obesitas Sentral

Redaksi Daily Kaltim06/05/2026 6:04 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ilustrasi timbangan. (Unsplash)

Dailykaltim.co – Di tengah perubahan gaya hidup yang semakin statis, sebuah temuan ilmiah kembali mengingatkan tentang ancaman yang tumbuh perlahan namun pasti: obesitas sentral. Pada kelompok usia 40 tahun ke atas, kondisi ini tidak hanya menjadi soal estetika tubuh, melainkan pintu masuk bagi berbagai penyakit kronis yang mengintai dalam diam.

Sebuah penelitian berjudul “Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas Sentral pada Usia ≥40 Tahun di Indonesia (Analisis Data Indonesian Family Life Survey 5)” dalam Jurnal Vokasi Keperawatan (Vol. 6 No. 2, 2023)  yang dilakukan oleh Syafira Anindya Dhika Maulani dan Ratna Djuwita dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia mengungkap hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas sentral pada masyarakat Indonesia usia ≥40 tahun. Penelitian ini menggunakan data Indonesian Family Life Survey (IFLS-5) tahun 2014/2015, dengan jumlah sampel mencapai 9.124 responden .

Hasilnya menunjukkan gambaran yang cukup mencemaskan. Sebanyak 44,8 persen responden mengalami obesitas sentral—sebuah kondisi penumpukan lemak di area perut yang diukur melalui lingkar pinggang. Sementara itu, sekitar 40,1 persen responden tergolong memiliki aktivitas fisik yang kurang .

Dalam lanskap kesehatan masyarakat, angka ini bukan sekadar statistik. Ia mencerminkan perubahan gaya hidup yang semakin menjauh dari aktivitas fisik, terutama pada kelompok usia paruh baya. Pada fase ini, tubuh secara alami mengalami penurunan massa otot serta perubahan hormonal, yang mempercepat akumulasi lemak di area perut.

Penelitian tersebut menemukan bahwa individu dengan aktivitas fisik yang rendah memiliki risiko 1,049 kali lebih besar mengalami obesitas sentral dibandingkan mereka yang cukup aktif, setelah dikontrol oleh faktor jenis kelamin . Meski angka ini menunjukkan hubungan yang tergolong lemah, arah relasinya tetap konsisten: semakin rendah aktivitas fisik, semakin tinggi risiko penumpukan lemak abdominal.

Lebih jauh, riset ini juga menyoroti faktor-faktor lain yang turut berkontribusi. Jenis kelamin menjadi variabel yang paling dominan, di mana perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas sentral dibandingkan laki-laki. Selain itu, faktor tempat tinggal, tingkat pendidikan, status pekerjaan, konsumsi serat, serta pola makan juga menunjukkan hubungan signifikan terhadap kondisi ini .

Namun, di balik angka-angka tersebut, terdapat dinamika metodologis yang menarik. Peneliti mencatat bahwa pengukuran aktivitas fisik dalam data IFLS tidak menggunakan standar Metabolic Equivalent of Task (METs), karena keterbatasan data durasi dan frekuensi aktivitas. Hal ini memungkinkan terjadinya underestimation terhadap risiko sebenarnya. Dengan kata lain, dampak aktivitas fisik terhadap obesitas sentral bisa jadi lebih besar daripada yang terukur dalam penelitian ini.

Meski demikian, arah temuan tetap sejalan dengan berbagai studi sebelumnya. Penelitian berbasis Riskesdas maupun studi internasional menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki peran protektif terhadap obesitas, termasuk obesitas perut. Bahkan, dalam studi intervensi, aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat terbukti mampu menurunkan lingkar pinggang secara signifikan.

Dalam konteks ini, tubuh manusia bekerja seperti sistem energi. Ketika asupan energi tidak diimbangi dengan pengeluaran melalui aktivitas fisik, kelebihan energi akan disimpan dalam bentuk lemak. Area perut menjadi salah satu lokasi utama penyimpanan tersebut, yang kemudian berkembang menjadi obesitas sentral.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan aktivitas fisik minimal 150–300 menit per minggu dengan intensitas sedang, atau 75–150 menit dengan intensitas tinggi. Di Indonesia, prinsip aktivitas fisik yang dikenal sebagai BBTT—Baik, Benar, Terukur, dan Teratur—menjadi pendekatan yang disarankan untuk menjaga keseimbangan tubuh .

Namun, tantangan terbesar bukan terletak pada kurangnya pengetahuan, melainkan pada konsistensi praktik dalam kehidupan sehari-hari. Modernisasi telah mengubah banyak aktivitas fisik menjadi serba otomatis dan minim gerak. Dari pekerjaan hingga transportasi, tubuh semakin jarang diajak bekerja.

Penelitian ini juga menekankan pentingnya intervensi berbasis komunitas, seperti Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM), yang dapat menjadi ruang deteksi dini sekaligus promosi gaya hidup sehat. Aktivitas sederhana seperti senam bersama atau jalan santai mingguan dapat menjadi langkah kecil yang berdampak besar jika dilakukan secara rutin.

Pada akhirnya, obesitas sentral bukan sekadar persoalan individu, melainkan refleksi dari pola hidup kolektif. Ia tumbuh dari kebiasaan yang berulang—dari kursi yang terlalu lama diduduki, hingga langkah yang semakin jarang diambil.

Di usia ketika pengalaman hidup mencapai puncaknya, justru tubuh menghadapi ujian paling sunyi. Dan dari sana, pilihan sederhana—untuk bergerak atau tidak—menjadi penentu arah kesehatan di masa depan.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Gaya Hidup Kesehatan Obesitas
Follow on Google News

Related Posts

Gaya Hidup

Kenali Retinoblastoma, Kanker Mata yang Kerap Menyerang Balita

06/07/2026 3:03 AM
Gaya Hidup

Jangan Abaikan Label Gizi, Kunci Memilih Makanan Lebih Sehat

02/07/2026 6:42 AM
Bontang

Bontang Gelar Operasi Timbang Serentak 2026, Sasar 9.840 Balita

09/06/2026 7:37 AM
Gaya Hidup

7 Olahan Daging Kurban yang Bisa Jadi Menu Spesial Idul Adha

26/05/2026 3:48 AM
Opini

Apakah GERD bisa menghentikan fungsi jantung?

23/05/2026 6:30 AM
Gaya Hidup

Waspadai Kanker Serviks, Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan

16/05/2026 7:21 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Borong Tiga Penghargaan Gender Champion Kaltim 2026, Peran Perempuan Jadi Sorotan

30/04/2026 10:01 AM
Terbaru
Nasional

Karies Gigi hingga Tekanan Darah Tinggi Jadi Temuan Terbanyak dalam Program CGK

By Redaksi Daily Kaltim18/07/2026 4:32 AM

Dailykaltim.co – Hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan karies gigi masih menjadi masalah kesehatan…

Festival Luuq Melapeh 2026 Kembali Digelar, Promosikan Budaya dan Wisata Kubar

18/07/2026 4:19 AM

Arena Pacu Kuda Pada Eweta Sumba Barat Dipilih Jadi Venue PON XXII/2028

18/07/2026 4:01 AM

Paser Luncurkan Aksi Sakti, Platform AI untuk Pantau Kinerja Pemerintah

18/07/2026 3:53 AM

Masjid Nurul Islam Maccarinna Resmi Dibuka untuk Kegiatan Ibadah dan Sosial

17/07/2026 8:37 PM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Kemenag Paser Tetapkan Nilai Zakat Fitrah Tertinggi Sebesar Rp47.500 per Jiwa

13/03/2024 9:06 AM

Kemenkes Wajibkan Label Nutri Level pada Minuman Siap Saji

18/04/2026 5:56 AM

KONI Pusat Gelar Turnamen Golf HUMI-KONI Open 2025

11/02/2025 9:00 AM
TERBARU

Karies Gigi hingga Tekanan Darah Tinggi Jadi Temuan Terbanyak dalam Program CGK

18/07/2026 4:32 AM

Festival Luuq Melapeh 2026 Kembali Digelar, Promosikan Budaya dan Wisata Kubar

18/07/2026 4:19 AM

Arena Pacu Kuda Pada Eweta Sumba Barat Dipilih Jadi Venue PON XXII/2028

18/07/2026 4:01 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version