Dailykaltim.co, Bontang – Program Makan Bergizi Gratis di Bontang Barat diperkuat melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru yang dikelola Yayasan Tunas Bangsa. Fasilitas dapur umum tersebut resmi beroperasi setelah diresmikan pada Jumat pagi, 16 Januari 2026. Dengan tambahan ini, wilayah Bontang Barat kini memiliki total tiga dapur umum untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
Kepala Regional SPPG Kota Bontang, Surya Dwi Saputra, menjelaskan bahwa hingga saat ini terdapat 16 SPPG di Kota Bontang yang telah menerima surat keputusan resmi dari pemerintah pusat.
“Jika SPPG (Bontang Barat) ini bisa running (mulai beroperasi) di bulan ini, maka SPPG ini akan menjadi dapur yang ke-13 yang akan beroperasi di Kota Bontang,” jelasnya.
Menurut Surya, pembukaan dapur umum SPPG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, tetapi juga memberikan dampak positif berupa terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.
“Total nanti satu SPPG itu membutuhkan atau membuka 47 lapangan pekerjaan yang baru.”
Ia menerangkan bahwa kebutuhan tenaga kerja tersebut akan terbagi ke dalam beberapa bagian, meliputi bidang produksi, persiapan bahan, proses memasak, hingga distribusi makanan.
Peresmian SPPG ketiga di Bontang Barat tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Ia menyambut baik bertambahnya dapur umum sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Kota Taman.
Agus Haris menyebut kebijakan pemerintah pusat saat ini sangat memberi perhatian terhadap tumbuh kembang anak-anak Indonesia. Ia optimistis program tersebut dapat berkontribusi menurunkan angka stunting di Kota Bontang sesuai target yang telah ditetapkan.
Selain berdampak pada peningkatan kualitas gizi anak, Agus juga menilai keberadaan SPPG mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Program ini betul-betul bisa mencetak anak yang berkualitas dan berdaya saing, juga membantu perekonomian,” tukasnyas.
Dampak ekonomi yang dimaksud tidak hanya berasal dari pembukaan lapangan kerja baru, tetapi juga dari meningkatnya perputaran ekonomi lokal. Program MBG dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor, mulai dari pemanfaatan bahan baku yang berasal dari petani dan peternak lokal hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Bontang.
Pemerintah Kota Bontang berharap bertambahnya jumlah SPPG dapat semakin memperluas jangkauan layanan gizi bagi anak-anak sekolah sekaligus memperkuat roda perekonomian dari tingkat paling bawah.
Keberadaan SPPG baru di Bontang Barat diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program yang berkelanjutan.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
