Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Mudyat Noor Kawal Usulan Infrastruktur PPU di Kementerian PU

08/10/2026 11:13 AM

Kutim Gandeng Blitar Jaga Pasokan Cabai dan Bawang, Kurangi Ketergantungan Tambang

07/10/2026 3:37 AM

Desa Klempang Sari Andalkan Lengkeng dan UMKM dalam Penilaian Nasional

07/10/2026 3:32 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Mudyat Noor Kawal Usulan Infrastruktur PPU di Kementerian PU
  • Kutim Gandeng Blitar Jaga Pasokan Cabai dan Bawang, Kurangi Ketergantungan Tambang
  • Desa Klempang Sari Andalkan Lengkeng dan UMKM dalam Penilaian Nasional
  • Pertamina Klaim Harga Pertamax dan Avtur Indonesia Terendah di Asia Tenggara
  • Pemkab Kubar dan TNI AU Tinjau Pemanfaatan Lahan Melalan yang Disepakati Sejak 2010
  • Pemkab Kukar Petakan Kompetensi ASN Lewat Program ProASN 2026
  • Samarinda Pangkas Kegiatan Tak Mendesak, TPP ASN Tetap Jadi Prioritas
  • Pemkot Bontang dan KNI Luncurkan Website SATRIA untuk Anak dan Generasi Muda
  • Perpustakaan Kaltim Kini Buka hingga Malam, Akhir Pekan pun Tetap Layani Pengunjung
  • Bulog Salurkan 967 Ribu Ton Beras, Bantuan Pangan Diperpanjang hingga Desember
  • Skor Integritas Pendidikan Naik, KPK Soroti Kesenjangan Daerah dan Sekolah
  • Kedai Kopi, Gaya Hidup, dan Ruang Ketiga yang Disalahpahami
  • Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia
  • Indonesia Tolak Tuduhan Pelanggaran HAM Sistematis di Papua di Forum PBB
  • Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung
  • Pengguna QRIS Kaltim Tembus 948 Ribu, Merchant Capai 910 Ribu
  • Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tanaman Usia 10–20 Tahun Tembus Rp3.604 per Kilogram
  • Wamenkomdigi: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Pengembangan AI
  • Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga
  • Delapan MPP Terdampak Bencana Butuh Perbaikan Segera, PANRB Siapkan Layanan Jemput Bola
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Pariwara

Koperasi Tak Lagi Dikenal Rakyat, Thohiron Minta Pemerintah Bangkitkan Lagi Semangat Kolektif

Redaksi Daily Kaltim10/05/2025 5:10 AM1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Dailykaltim.co, Penajam – Kritik tajam kembali dilontarkan Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron, soal mandeknya gerakan koperasi di daerah. Ia menilai, dari sekian banyak koperasi yang terdaftar, hanya segelintir yang benar-benar beroperasi dengan prinsip koperasi yang sebenarnya.

Bahkan, sebagian besar justru menyimpang dari semangat kolektivitas yang seharusnya menjadi jiwa koperasi.

“Di PPU ini, selain koperasi milik perusahaan, koperasi yang benar-benar berjalan itu cuma koperasi simpan pinjam,” ujar Thohiron.

Namun koperasi simpan pinjam pun, menurutnya, tak sepenuhnya memenuhi prinsip koperasi yang ideal. Ia menilai model bisnisnya lebih mirip lembaga keuangan mikro yang membebani anggota dengan pinjaman bunga tinggi, ketimbang menjadi alat gotong royong untuk menguatkan ekonomi masyarakat kecil.

“Tapi itu juga sebenarnya bukan koperasi dalam arti sebenarnya. Lebih ke arah pembebanan ke anggota. Yang jalan itu cuma koperasi milik orang-orang tertentu, dan kita tidak tahu siapa pemilik sebenarnya,” tegasnya.

Pernyataan Thohiron itu menggambarkan krisis kepercayaan sekaligus krisis kelembagaan koperasi di tingkat lokal. Ia menilai sebagian koperasi di PPU telah bergeser menjadi kendaraan pribadi segelintir orang, bukan wadah ekonomi rakyat seperti yang dicita-citakan sejak awal kemerdekaan.

Salah satu bentuk koperasi yang seharusnya dikembangkan di daerah, menurutnya, adalah koperasi konsumsi yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Tapi di PPU, koperasi semacam ini sangat sulit tumbuh, kecuali di lingkungan perusahaan besar yang punya sumber daya cukup untuk menopangnya.

“Kalau koperasi yang menyediakan bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari, kayaknya berat kalau bukan koperasi milik perusahaan. Harusnya bisa dipelopori oleh pegawai negeri. Misalnya Korpri bikin koperasi,”usulnya.

Thohiron menyayangkan lemahnya inisiatif kelembagaan formal seperti Korpri untuk membentuk koperasi yang benar-benar menyentuh kebutuhan anggota, terutama di sektor konsumsi sehari-hari. Menurutnya, para aparatur sipil negara sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor koperasi sehat jika diberi keleluasaan dan didukung dengan pembinaan serius.

Ia juga menyebut peluang pengembangan koperasi berbasis desa yang hingga kini belum tergarap secara maksimal. Padahal, kata Thohiron, desa-desa di PPU punya potensi komoditas yang kuat—baik pertanian, perikanan, maupun perkebunan—yang bisa menjadi basis usaha koperasi unit desa (KUD).

“Kalau sesuai dengan potensi desa, misalnya berbasis komoditi atau hasil pertanian, ya bagus saja kalau ada,”ujarnya.

Namun realitasnya, hingga kini belum ada koperasi desa yang benar-benar tumbuh dan berkelanjutan. Salah satu hambatan utama, menurut Thohiron, terletak pada kualitas dan kesinambungan kepengurusan. Banyak koperasi desa yang mati suri atau bubar karena konflik internal, tidak adanya regenerasi, atau sekadar menjadi formalitas dalam administrasi pembangunan.

“Tapi sampai sekarang belum ada. Desa sebenarnya bisa membuat koperasi unit desa, misalnya untuk menyediakan pupuk atau obat-obatan,” lanjutnya.

Lebih dalam, ia mengungkapkan bahwa trauma terhadap kegagalan masa lalu menjadi salah satu penghambat terbesar. Masyarakat, katanya, cenderung skeptis terhadap koperasi karena pengalaman buruk sebelumnya: ada yang kehilangan simpanan, ada yang ditinggal pengurusnya, atau koperasi bubar diam-diam tanpa laporan.

“Tapi persoalannya itu-itu saja: kepengurusan. Ada semacam trauma juga, sehingga koperasi tidak jalan maksimal,” tutup Thohiron, menyimpulkan.

[RRI | ADV DPRD PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Follow on Google News

Related Posts

Pariwara

Mudyat Noor Kawal Usulan Infrastruktur PPU di Kementerian PU

08/10/2026 11:13 AM
Pariwara

RTH Depan Stadion PPU Mulai Bisa Dimanfaatkan Masyarakat dan Pelaku UMKM

15/09/2026 11:36 AM
Pariwara

Disperkimtan PPU Lanjutkan Penataan RTH Depan Stadion Secara Swakelola

15/09/2026 11:31 AM
Pariwara

Perizinan Makin Digital, DPMPTSP PPU Benahi Website dan Informasi Investasi

15/09/2026 8:25 AM
Pariwara

Disdukcapil PPU Jemput Bola ke Desa, Kejar KTP hingga Akta Kematian

15/09/2026 7:42 AM
Pariwara

Disperkimtan PPU Pastikan Pekerjaan RTH Korpri Sesuai Hasil Pengecekan Lapangan

14/09/2026 11:10 AM
Iklan
Demo
Trending

Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia

03/10/2026 7:14 AM

Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga

19/09/2026 7:10 AM

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM

Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman

29/08/2026 7:49 AM
Terbaru
Pariwara

Mudyat Noor Kawal Usulan Infrastruktur PPU di Kementerian PU

By Redaksi Daily Kaltim08/10/2026 11:13 AM

Dailykaltim.co, Penajam – Kebutuhan infrastruktur di Penajam Paser Utara dibawa langsung ke meja Menteri Pekerjaan…

Kutim Gandeng Blitar Jaga Pasokan Cabai dan Bawang, Kurangi Ketergantungan Tambang

07/10/2026 3:37 AM

Desa Klempang Sari Andalkan Lengkeng dan UMKM dalam Penilaian Nasional

07/10/2026 3:32 AM

Pertamina Klaim Harga Pertamax dan Avtur Indonesia Terendah di Asia Tenggara

07/10/2026 3:28 AM

Pemkab Kubar dan TNI AU Tinjau Pemanfaatan Lahan Melalan yang Disepakati Sejak 2010

06/10/2026 7:34 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
TERBARU

Mudyat Noor Kawal Usulan Infrastruktur PPU di Kementerian PU

08/10/2026 11:13 AM

Kutim Gandeng Blitar Jaga Pasokan Cabai dan Bawang, Kurangi Ketergantungan Tambang

07/10/2026 3:37 AM

Desa Klempang Sari Andalkan Lengkeng dan UMKM dalam Penilaian Nasional

07/10/2026 3:32 AM
Media Terverifikasi Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version