Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

APBD Kutim Turun Tajam, TPP ASN Dipangkas hingga 62 Persen

28/03/2026 1:24 AM

Iran Respons Positif Permintaan Indonesia soal Kapal Pertamina di Selat Hormuz

28/03/2026 1:19 AM

Timnas Indonesia Libas Saint Kitts and Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026

27/03/2026 10:08 PM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • APBD Kutim Turun Tajam, TPP ASN Dipangkas hingga 62 Persen
  • Iran Respons Positif Permintaan Indonesia soal Kapal Pertamina di Selat Hormuz
  • Timnas Indonesia Libas Saint Kitts and Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
  • Samarinda Siapkan 10 TPS Modern Berinsinerator untuk Atasi Sampah
  • Vatikan Resmi Gunakan Bahasa Indonesia di Vatican News
  • Layanan Pemasyarakatan dan Imigrasi Selama Lebaran 2026 Dipastikan Berjalan Lancar
  • Jaringan Internet Mudik Lebaran 2026 Terjaga, Kecepatan Tembus 250 Mbps di Ngurah Rai
  • BGN Tangguhkan 717 SPPG Wilayah III Belum Bersertifikat SLHS
  • Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idulfitri 2026
  • ASDP Terapkan Single Tarif dan Diskon Tiket untuk Mudik Lebaran 2026
  • KPK Tahan Eks Menteri Agama dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024
  • Jumlah Penduduk Indonesia Capai 288,3 Juta Jiwa per Desember 2025
  • BRIN Ungkap Spesies Keong Darat Baru dari Karst Sumatra Selatan
  • Jelang Mudik Lebaran, Bupati PPU Tinjau Kesiapan Tol Balikpapan–IKN
  • Polres Kutim Buka Program Mudik Gratis Jelang Idulfitri 1447 H
  • Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Siapkan Zona Transportasi Publik
  • DKK Balikpapan Catat Lebih dari 200 Kasus Campak hingga Maret 2026
  • Pemkot Samarinda Larang Reklame Model Leher Angsa Demi Keselamatan
  • Baznas Bontang Salurkan Rp2 Miliar Zakat Selama Ramadan
  • Butter atau Margarin? Kenali Bedanya untuk Kue Lebaran
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Pariwara

Koperasi Tak Lagi Dikenal Rakyat, Thohiron Minta Pemerintah Bangkitkan Lagi Semangat Kolektif

Redaksi Daily Kaltim10/05/2025 5:10 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Dailykaltim.co, Penajam – Kritik tajam kembali dilontarkan Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron, soal mandeknya gerakan koperasi di daerah. Ia menilai, dari sekian banyak koperasi yang terdaftar, hanya segelintir yang benar-benar beroperasi dengan prinsip koperasi yang sebenarnya.

Bahkan, sebagian besar justru menyimpang dari semangat kolektivitas yang seharusnya menjadi jiwa koperasi.

“Di PPU ini, selain koperasi milik perusahaan, koperasi yang benar-benar berjalan itu cuma koperasi simpan pinjam,” ujar Thohiron.

Namun koperasi simpan pinjam pun, menurutnya, tak sepenuhnya memenuhi prinsip koperasi yang ideal. Ia menilai model bisnisnya lebih mirip lembaga keuangan mikro yang membebani anggota dengan pinjaman bunga tinggi, ketimbang menjadi alat gotong royong untuk menguatkan ekonomi masyarakat kecil.

“Tapi itu juga sebenarnya bukan koperasi dalam arti sebenarnya. Lebih ke arah pembebanan ke anggota. Yang jalan itu cuma koperasi milik orang-orang tertentu, dan kita tidak tahu siapa pemilik sebenarnya,” tegasnya.

Pernyataan Thohiron itu menggambarkan krisis kepercayaan sekaligus krisis kelembagaan koperasi di tingkat lokal. Ia menilai sebagian koperasi di PPU telah bergeser menjadi kendaraan pribadi segelintir orang, bukan wadah ekonomi rakyat seperti yang dicita-citakan sejak awal kemerdekaan.

Salah satu bentuk koperasi yang seharusnya dikembangkan di daerah, menurutnya, adalah koperasi konsumsi yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Tapi di PPU, koperasi semacam ini sangat sulit tumbuh, kecuali di lingkungan perusahaan besar yang punya sumber daya cukup untuk menopangnya.

“Kalau koperasi yang menyediakan bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari, kayaknya berat kalau bukan koperasi milik perusahaan. Harusnya bisa dipelopori oleh pegawai negeri. Misalnya Korpri bikin koperasi,”usulnya.

Thohiron menyayangkan lemahnya inisiatif kelembagaan formal seperti Korpri untuk membentuk koperasi yang benar-benar menyentuh kebutuhan anggota, terutama di sektor konsumsi sehari-hari. Menurutnya, para aparatur sipil negara sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor koperasi sehat jika diberi keleluasaan dan didukung dengan pembinaan serius.

Ia juga menyebut peluang pengembangan koperasi berbasis desa yang hingga kini belum tergarap secara maksimal. Padahal, kata Thohiron, desa-desa di PPU punya potensi komoditas yang kuat—baik pertanian, perikanan, maupun perkebunan—yang bisa menjadi basis usaha koperasi unit desa (KUD).

“Kalau sesuai dengan potensi desa, misalnya berbasis komoditi atau hasil pertanian, ya bagus saja kalau ada,”ujarnya.

Namun realitasnya, hingga kini belum ada koperasi desa yang benar-benar tumbuh dan berkelanjutan. Salah satu hambatan utama, menurut Thohiron, terletak pada kualitas dan kesinambungan kepengurusan. Banyak koperasi desa yang mati suri atau bubar karena konflik internal, tidak adanya regenerasi, atau sekadar menjadi formalitas dalam administrasi pembangunan.

“Tapi sampai sekarang belum ada. Desa sebenarnya bisa membuat koperasi unit desa, misalnya untuk menyediakan pupuk atau obat-obatan,” lanjutnya.

Lebih dalam, ia mengungkapkan bahwa trauma terhadap kegagalan masa lalu menjadi salah satu penghambat terbesar. Masyarakat, katanya, cenderung skeptis terhadap koperasi karena pengalaman buruk sebelumnya: ada yang kehilangan simpanan, ada yang ditinggal pengurusnya, atau koperasi bubar diam-diam tanpa laporan.

“Tapi persoalannya itu-itu saja: kepengurusan. Ada semacam trauma juga, sehingga koperasi tidak jalan maksimal,” tutup Thohiron, menyimpulkan.

[RRI | ADV DPRD PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Follow on Google News

Related Posts

Pariwara

Jelang Mudik Lebaran, Bupati PPU Tinjau Kesiapan Tol Balikpapan–IKN

12/03/2026 8:42 PM
Pariwara

Bupati PPU Minta Desa Maksimalkan Dana Desa untuk Pertanian

09/03/2026 6:03 PM
Pariwara

Polres PPU Musnahkan Barang Bukti Sabu 36 Gram

06/03/2026 7:47 AM
Pariwara

Bupati PPU Temui Kementerian Pertanian, Bahas Penguatan Sektor Pertanian Daerah

05/03/2026 6:22 AM
Pariwara

PPU Gelar Fasilitasi P3-TGAI untuk Perkuat Jaringan Irigasi Pertanian

02/03/2026 7:02 AM
Pariwara

Safari Ramadan di Sepaku, Wabup PPU Tekankan Penguatan Spiritual

02/03/2026 5:56 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Sambut Delegasi Internasional, Tawarkan Potensi Investasi Besar

12/11/2024 6:56 AM
Terbaru
Kutim

APBD Kutim Turun Tajam, TPP ASN Dipangkas hingga 62 Persen

By Redaksi Daily Kaltim28/03/2026 1:24 AM

Dailykaltim.co, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai menerapkan kebijakan efisiensi anggaran menyusul penurunan drastis…

Iran Respons Positif Permintaan Indonesia soal Kapal Pertamina di Selat Hormuz

28/03/2026 1:19 AM

Timnas Indonesia Libas Saint Kitts and Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026

27/03/2026 10:08 PM

Samarinda Siapkan 10 TPS Modern Berinsinerator untuk Atasi Sampah

27/03/2026 7:50 AM

Vatikan Resmi Gunakan Bahasa Indonesia di Vatican News

27/03/2026 7:40 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Wajah Baru Layanan Pertanahan di Samarinda, Sambut Era Digital dan Transparansi

19/08/2025 7:40 AM

Piala Presiden 2025 Hadirkan Klub Internasional

14/06/2025 1:59 AM

Kemendikdasmen Gantikan UN dengan Tes Kemampuan Akademik

09/06/2025 1:53 AM
TERBARU

APBD Kutim Turun Tajam, TPP ASN Dipangkas hingga 62 Persen

28/03/2026 1:24 AM

Iran Respons Positif Permintaan Indonesia soal Kapal Pertamina di Selat Hormuz

28/03/2026 1:19 AM

Timnas Indonesia Libas Saint Kitts and Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026

27/03/2026 10:08 PM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version