Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

DP3AP2KB PPU Perkuat Pengawasan Tempat Penitipan Anak, Pengelola Diminta Patuhi Prosedur

23/05/2026 8:38 AM

Apakah GERD bisa menghentikan fungsi jantung?

23/05/2026 6:30 AM

BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

23/05/2026 4:48 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • DP3AP2KB PPU Perkuat Pengawasan Tempat Penitipan Anak, Pengelola Diminta Patuhi Prosedur
  • Apakah GERD bisa menghentikan fungsi jantung?
  • BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Asian Gym for Life Challenge 2026
  • Patra Logistik Raih Penghargaan CSR Brand Equity Awards 2026
  • DP3AP2KB PPU Sebut Program SSK Sudah Berjalan, Sekolah Paripurna Mulai Terbentuk
  • DP3AP2KB PPU Latih Guru Sisipkan Materi Kependudukan di Sekolah
  • DP3AP2KB PPU Nilai Menu MBG 3B Sudah Sesuai, Harap Kualitas Makanan Makin Baik
  • Bank Indonesia Naikkan BI-Rate 50 bps Menjadi 5,25 Persen
  • SPBU Poros Sangatta–Bontang Direvitalisasi, Layanan BBM Diperluas
  • Kutim Libatkan Perusahaan dalam Perbaikan Bandara Uyang Lahai
  • ATR/BPN Ingatkan Warga Cek Status Tanah Sebelum Hibah
  • Prabowo Bahas Ketimpangan Ekonomi dalam Penyusunan RAPBN 2027
  • Kutim Siapkan 1.612 Atlet untuk Porprov Kaltim 2026
  • Paser Raih Nominator Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2026
  • SMA Negeri 1 Tanah Grogot Juara LDI Paser 2026
  • Sekolah Siaga Kependudukan Masuk Kurikulum, DP3AP2KB PPU Tekankan Edukasi Remaja dan Kesehatan Reproduksi
  • Distribusi MBG 3B Bergantung Jangkauan SPPG, Nipah-nipah hingga Lawe-lawe Sudah Mulai Tersasar
  • Menu MBG 3B untuk Ibu Menyusui Dinilai Lengkap, Setiap SPPG Akan Dimonitoring
  • MBG 3B Perdana Disalurkan di Nipah-nipah, DP3AP2KB PPU Nilai Program Lebih Tepat Sasaran
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Pariwara

Koperasi Tak Lagi Dikenal Rakyat, Thohiron Minta Pemerintah Bangkitkan Lagi Semangat Kolektif

Redaksi Daily Kaltim10/05/2025 5:10 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Dailykaltim.co, Penajam – Kritik tajam kembali dilontarkan Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron, soal mandeknya gerakan koperasi di daerah. Ia menilai, dari sekian banyak koperasi yang terdaftar, hanya segelintir yang benar-benar beroperasi dengan prinsip koperasi yang sebenarnya.

Bahkan, sebagian besar justru menyimpang dari semangat kolektivitas yang seharusnya menjadi jiwa koperasi.

“Di PPU ini, selain koperasi milik perusahaan, koperasi yang benar-benar berjalan itu cuma koperasi simpan pinjam,” ujar Thohiron.

Namun koperasi simpan pinjam pun, menurutnya, tak sepenuhnya memenuhi prinsip koperasi yang ideal. Ia menilai model bisnisnya lebih mirip lembaga keuangan mikro yang membebani anggota dengan pinjaman bunga tinggi, ketimbang menjadi alat gotong royong untuk menguatkan ekonomi masyarakat kecil.

“Tapi itu juga sebenarnya bukan koperasi dalam arti sebenarnya. Lebih ke arah pembebanan ke anggota. Yang jalan itu cuma koperasi milik orang-orang tertentu, dan kita tidak tahu siapa pemilik sebenarnya,” tegasnya.

Pernyataan Thohiron itu menggambarkan krisis kepercayaan sekaligus krisis kelembagaan koperasi di tingkat lokal. Ia menilai sebagian koperasi di PPU telah bergeser menjadi kendaraan pribadi segelintir orang, bukan wadah ekonomi rakyat seperti yang dicita-citakan sejak awal kemerdekaan.

Salah satu bentuk koperasi yang seharusnya dikembangkan di daerah, menurutnya, adalah koperasi konsumsi yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Tapi di PPU, koperasi semacam ini sangat sulit tumbuh, kecuali di lingkungan perusahaan besar yang punya sumber daya cukup untuk menopangnya.

“Kalau koperasi yang menyediakan bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari, kayaknya berat kalau bukan koperasi milik perusahaan. Harusnya bisa dipelopori oleh pegawai negeri. Misalnya Korpri bikin koperasi,”usulnya.

Thohiron menyayangkan lemahnya inisiatif kelembagaan formal seperti Korpri untuk membentuk koperasi yang benar-benar menyentuh kebutuhan anggota, terutama di sektor konsumsi sehari-hari. Menurutnya, para aparatur sipil negara sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor koperasi sehat jika diberi keleluasaan dan didukung dengan pembinaan serius.

Ia juga menyebut peluang pengembangan koperasi berbasis desa yang hingga kini belum tergarap secara maksimal. Padahal, kata Thohiron, desa-desa di PPU punya potensi komoditas yang kuat—baik pertanian, perikanan, maupun perkebunan—yang bisa menjadi basis usaha koperasi unit desa (KUD).

“Kalau sesuai dengan potensi desa, misalnya berbasis komoditi atau hasil pertanian, ya bagus saja kalau ada,”ujarnya.

Namun realitasnya, hingga kini belum ada koperasi desa yang benar-benar tumbuh dan berkelanjutan. Salah satu hambatan utama, menurut Thohiron, terletak pada kualitas dan kesinambungan kepengurusan. Banyak koperasi desa yang mati suri atau bubar karena konflik internal, tidak adanya regenerasi, atau sekadar menjadi formalitas dalam administrasi pembangunan.

“Tapi sampai sekarang belum ada. Desa sebenarnya bisa membuat koperasi unit desa, misalnya untuk menyediakan pupuk atau obat-obatan,” lanjutnya.

Lebih dalam, ia mengungkapkan bahwa trauma terhadap kegagalan masa lalu menjadi salah satu penghambat terbesar. Masyarakat, katanya, cenderung skeptis terhadap koperasi karena pengalaman buruk sebelumnya: ada yang kehilangan simpanan, ada yang ditinggal pengurusnya, atau koperasi bubar diam-diam tanpa laporan.

“Tapi persoalannya itu-itu saja: kepengurusan. Ada semacam trauma juga, sehingga koperasi tidak jalan maksimal,” tutup Thohiron, menyimpulkan.

[RRI | ADV DPRD PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Follow on Google News

Related Posts

Pariwara

DP3AP2KB PPU Perkuat Pengawasan Tempat Penitipan Anak, Pengelola Diminta Patuhi Prosedur

23/05/2026 8:38 AM
Pariwara

DP3AP2KB PPU Sebut Program SSK Sudah Berjalan, Sekolah Paripurna Mulai Terbentuk

22/05/2026 8:34 AM
Pariwara

DP3AP2KB PPU Latih Guru Sisipkan Materi Kependudukan di Sekolah

21/05/2026 8:33 AM
Pariwara

DP3AP2KB PPU Nilai Menu MBG 3B Sudah Sesuai, Harap Kualitas Makanan Makin Baik

21/05/2026 8:26 AM
Pariwara

Sekolah Siaga Kependudukan Masuk Kurikulum, DP3AP2KB PPU Tekankan Edukasi Remaja dan Kesehatan Reproduksi

20/05/2026 8:30 AM
Pariwara

Distribusi MBG 3B Bergantung Jangkauan SPPG, Nipah-nipah hingga Lawe-lawe Sudah Mulai Tersasar

20/05/2026 8:24 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Borong Tiga Penghargaan Gender Champion Kaltim 2026, Peran Perempuan Jadi Sorotan

30/04/2026 10:01 AM
Terbaru
Pariwara

DP3AP2KB PPU Perkuat Pengawasan Tempat Penitipan Anak, Pengelola Diminta Patuhi Prosedur

By Redaksi Daily Kaltim23/05/2026 8:38 AM

Dailykaltim.co, Penajam – Maraknya kasus pelanggaran prosedur di tempat penitipan anak menjadi perhatian DP3AP2KB Penajam…

Apakah GERD bisa menghentikan fungsi jantung?

23/05/2026 6:30 AM

BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

23/05/2026 4:48 AM

Indonesia Jadi Tuan Rumah Asian Gym for Life Challenge 2026

23/05/2026 4:40 AM

Patra Logistik Raih Penghargaan CSR Brand Equity Awards 2026

23/05/2026 4:11 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Daihatsu Balikpapan Rangkul Kemeriahan Bulan Ramadhan Lewat Program DAIFIT 2024

15/03/2024 9:15 AM

Kafilah Melak Sabet Juara Umum MTQ ke-XVI Kubar 2024

23/12/2024 9:49 PM

PT Badak LNG Tegaskan Komitmen Ekspor Berkelanjutan

13/06/2025 3:48 PM
TERBARU

DP3AP2KB PPU Perkuat Pengawasan Tempat Penitipan Anak, Pengelola Diminta Patuhi Prosedur

23/05/2026 8:38 AM

Apakah GERD bisa menghentikan fungsi jantung?

23/05/2026 6:30 AM

BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

23/05/2026 4:48 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version