Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah

13/08/2026 6:31 AM

GPM Kaltim Libatkan 49 Peserta, Pangkas Jarak Produsen dan Konsumen

13/08/2026 6:29 AM

Pemkab PPU Susun Rencana Aksi Daerah untuk Percepat Penanggulangan TBC

13/08/2026 6:26 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah
  • GPM Kaltim Libatkan 49 Peserta, Pangkas Jarak Produsen dan Konsumen
  • Pemkab PPU Susun Rencana Aksi Daerah untuk Percepat Penanggulangan TBC
  • Sawit Jadi Grand Design Pembangunan Kutai Timur Sejak 2001
  • CISSReC: Viral di Media Sosial Bukan Jaminan Informasi Benar
  • Indonesia Bangun AI Factory 1 GW, Bidik Posisi sebagai Pusat AI Asia Tenggara
  • Konsumsi Rumah Tangga Topang Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen
  • Laba Varia Niaga Capai Rp3,62 Miliar, Andi Harun Soroti Ketergantungan pada Satu Bisnis
  • Pemkab Kutai Barat Perkuat Kompetensi Aparatur dalam Pengadaan Digital
  • 26 Perusahaan Buka 250 Lowongan di Job Fair PPU 2026
  • Kesempatan Langka! Masyarakat Bisa Ikut Upacara HUT RI di Istana
  • PLTS 100 GW Diklaim Bisa Tekan Impor Energi hingga US$28,9 Miliar
  • Prabowo Terima Medali Pasukan Khusus Kerajaan Thailand
  • Guru Besar UNY: Nilai Budaya Jawa Tetap Relevan Menjaga Kerukunan
  • Kemkomdigi Panggil YouTube Buntut Konten Promosi Vape Libatkan Anak
  • Bantuan Beras untuk 33,24 Juta Keluarga Mulai Disalurkan 17 Agustus
  • PPU Masuk Wilayah Sasaran Rehabilitasi Mangrove Program M4CR
  • Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 Pada ASEAN Championship 2026
  • Kutim Gandeng Kemenhub Siapkan SDM Transportasi untuk Dukung Infrastruktur Strategis
  • PT WKP Kantongi Penghargaan Pemkab PPU Berkat Komitmen Tanggung Jawab Sosial
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Budaya

Monibi, Nafas Terakhir Tradisi Penjaga Desa Siniyung

Redaksi Daily Kaltim11/08/2025 7:32 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
(istimewa)

Dailykaltim.co – Di tengah derap modernisasi yang kian menggulung warisan budaya, Desa Siniyung di Kecamatan Dumoga, Bolaang Mongondow, masih teguh menjaga sebuah ritual yang bagi banyak desa lain telah lama lenyap: Monibi. Bagi masyarakat Siniyung, Monibi bukan sekadar upacara adat, melainkan jembatan antara dunia manusia dan alam leluhur, sarana menolak bala, memohon perlindungan, meminta rezeki, dan mengungkapkan rasa syukur kepada Ompu Duata—Tuhan yang diyakini memayungi kehidupan mereka.

Tradisi ini berpijak pada pandangan kosmologis orang Mongondow bahwa alam semesta terbagi atas dua wilayah: Popintuan (wilayah atas) yang menjadi tempat arwah leluhur, dan Buta (wilayah bawah) yang ditempati manusia. Ketika bencana, penyakit, atau hasil panen yang buruk melanda, diyakini itu pertanda gangguan dari Mangkubi, roh jahat yang harus diusir dengan bantuan leluhur. Melalui Monibi, para leluhur dipanggil turun ke dunia manusia lewat tangga sakral (tagaoundouw) di ruang meditasi.

Jurnal Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Volume 15 Nomor 1 (April 2025) karya Rivo Ronaldo R. Inkiriwang dan Tony Tampake dari Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana menegaskan bahwa Monibi di Siniyung merupakan satu-satunya praktik serupa yang masih bertahan di seluruh Bolaang Mongondow. Penulis mengulasnya sebagai “performatif realitas sosial” dalam kerangka teori David Salomon—ritual yang tidak hanya memelihara relasi sosial, tetapi juga memberi makna kolektif pada perjalanan hidup masyarakat.

Prosesi Monibi dilakukan sekali setahun, biasanya pada bulan Maret yang dianggap sakral. Diawali molintak—puji-pujian kepada Ompu Duata dan leluhur di hadapan kurban berupa daging babi hutan, ayam, kelapa muda, serta rempah dan akar hutan—ritual ini berlanjut dengan makan bersama, simbol solidaritas kolektif yang mengikat seluruh warga. Bagian penutupnya adalah pelepasan perahu-perahu kecil berisi ramuan obat ke Sungai Ongkak. Perahu itu menjadi metafora pelepasan penyakit, malapetaka, dan niatan buruk yang mengancam desa.

Sejarah Monibi merentang jauh ke masa ketika raja-raja Mongondow masih berkuasa. Dalam catatan etnografi W. Dunnebier (1948) dan M.W\.M. Hekker (1991), ritual ini dipraktikkan untuk “mengobati desa” dari kemalangan. Di masa lalu, setiap kampung memiliki Sigi sebagai pusat pemujaan dan persembahan kepada Ompu Duata. Monibi memadukan fungsi tersebut dengan prosesi kolektif, mengikat warga dalam ikatan magis dan sosial.

Bagi warga Siniyung, Monibi bukan hanya tradisi, tapi bukti nyata perlindungan leluhur. Sejumlah kisah lokal menyebut desa mereka pernah luput dari serangan desa lain—konon para penyerang hanya menemukan hutan belantara di tempat Siniyung berdiri. Bahkan, saat pandemi COVID-19 melanda pada 2020, warga percaya tak satu pun dari mereka terinfeksi berkat Monibi yang digelar tepat sebelum wabah merebak.

Namun, di luar Siniyung, Monibi telah lama ditinggalkan. Sebagian masyarakat Mongondow menganggap ritual ini sebagai “perbuatan kafir” atau takhayul, sejalan dengan menguatnya pandangan agama kitab dan minimnya literatur sejarah lokal. Inkiriwang dan Tampake mencatat tiga faktor utama degradasi budaya ini: kurangnya dokumentasi, kekhawatiran generasi tua terhadap stigma agama, dan pandangan bahwa mitos adalah dongeng tak berguna.

Monibi, dalam perspektif performatif sosial, mengundang seluruh warga untuk hadir dalam satu ruang simbolik: tempat mereka menyadari posisi sebagai bagian dari komunitas, menghidupkan memori leluhur, dan meneguhkan harmoni sosial. Ia adalah peristiwa yang mengikat individu dan kelompok, menempatkan kehidupan sehari-hari dalam lanskap sakral, dan memberi makna pada siklus waktu—dari kelahiran hingga kematian.

Monibi adalah kisah tentang daya tahan sebuah tradisi di tengah benturan modernitas, agama, dan globalisasi. Ia adalah bentuk “perlawanan kultural” terhadap ketercerabutan identitas, sekaligus cermin bahwa ritual dapat menjadi strategi sosial menjaga stabilitas desa.

Selama Siniyung masih menggelar Monibi, selama itu pula jejak sakral leluhur tetap berpijak di tanah Mongondow—menjadi benteng tak kasatmata yang menegakkan harmoni, dari tepian Sungai Ongkak hingga ruang batin setiap warganya.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Budaya Mongondow Monibi
Follow on Google News

Related Posts

Budaya

Guru Besar UNY: Nilai Budaya Jawa Tetap Relevan Menjaga Kerukunan

03/08/2026 2:08 PM
Budaya

Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Didorong Jadi Identitas Budaya Baru Berau

31/07/2026 2:43 AM
Budaya

Ruwat Laut Carita: Tradisi Syukur yang Bertahan di Tengah Arus Wisata

23/02/2026 6:20 PM
Budaya

Begu Ganjang: Narasi yang Bergeser dalam Masyarakat Batak Toba

10/01/2026 6:55 AM
Budaya

Menari di Antara Dunia: Makna Sakral Tari Tor-Tor Batak Toba

22/12/2025 6:40 AM
Samarinda

Amplang hingga Bubur Peca’ Masuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia

17/12/2025 3:15 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Borong Tiga Penghargaan Gender Champion Kaltim 2026, Peran Perempuan Jadi Sorotan

30/04/2026 10:01 AM
Terbaru
Nasional

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah

By Redaksi Daily Kaltim13/08/2026 6:31 AM

Dailykaltim.co – Ancaman pemberhentian PPPK akibat keterbatasan belanja pegawai daerah mendapat respons pemerintah pusat. Anggaran…

GPM Kaltim Libatkan 49 Peserta, Pangkas Jarak Produsen dan Konsumen

13/08/2026 6:29 AM

Pemkab PPU Susun Rencana Aksi Daerah untuk Percepat Penanggulangan TBC

13/08/2026 6:26 AM

Sawit Jadi Grand Design Pembangunan Kutai Timur Sejak 2001

08/08/2026 4:56 AM

CISSReC: Viral di Media Sosial Bukan Jaminan Informasi Benar

08/08/2026 4:41 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Mataram Muda Lombok Melaju ke Babak 6 Besar Kejurnas U18 2025

31/07/2025 7:18 AM

Paser Perkuat Aksi Tekan Kematian Ibu dan Bayi dengan SI TARUNA PASER MAS

09/09/2024 6:29 AM

Paser Briket, Inovasi Arang Tempurung Kelapa dari Desa Pepara Masuk 10 Besar Lomba Produk Unggulan

05/07/2024 10:38 AM
TERBARU

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah

13/08/2026 6:31 AM

GPM Kaltim Libatkan 49 Peserta, Pangkas Jarak Produsen dan Konsumen

13/08/2026 6:29 AM

Pemkab PPU Susun Rencana Aksi Daerah untuk Percepat Penanggulangan TBC

13/08/2026 6:26 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version