Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Usulan BTS Terkendala Regulasi dan Efisiensi Anggaran, Starlink Dinilai Lebih Cocok untuk Mentawir

23/10/2026 3:43 AM

Kondisi Sinyal di PPU Berbeda, Diskominfo Sebut Topografi Jadi Tantangan

23/10/2026 3:15 AM

Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail

23/10/2026 2:37 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Usulan BTS Terkendala Regulasi dan Efisiensi Anggaran, Starlink Dinilai Lebih Cocok untuk Mentawir
  • Kondisi Sinyal di PPU Berbeda, Diskominfo Sebut Topografi Jadi Tantangan
  • Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail
  • Bantuan Pangan Beras Direncanakan Disalurkan Oktober–Desember
  • Distan PPU Susun Database Alsintan untuk Dasar Usulan Bantuan 2027
  • Distan PPU Usulkan SPBU Petung Jadi Alternatif Penyaluran BBM Petani
  • Kebutuhan Starlink PPU Diperkirakan Hampir 200 Unit, Data Masih Dikejar
  • Mentawir Jadi Prioritas Usulan Penanganan Blank Spot di PPU
  • Kopdes Diharapkan Tampung Hasil Desa Tanpa Mematikan Usaha Warga
  • Kopdes Direncanakan Jadi Saluran Barang Subsidi Pemerintah
  • Bulog Serap Sebagian Produksi Gabah Petani PPU
  • BBM Subsidi Pertanian Dipakai untuk Alsintan Prapanen dan Pascapanen
  • Dishub PPU Imbau Kelotok dan Speedboat Lengkapi Alat Keselamatan
  • Diskominfo PPU Rencanakan Pengadaan Starlink untuk Layanan Publik pada 2027
  • Sembilan Wilayah di Tiga Kecamatan Masuk Usulan Infrastruktur Digital PPU
  • Penempatan Manajer dan Bendahara Kopdes Mengikuti Instruksi Pusat
  • Dinas KUKM Perindag PPU Fasilitasi Pendaftaran HAKI bagi UMKM
  • Dinas Ketahanan Pangan PPU Pantau Harga dan Stok hingga Penggilingan
  • Pengajuan BBM Subsidi Pertanian di PPU Gunakan XStar dan Barcode
  • Harga BBM Tinggi Hambat Tanam, Distan PPU Koordinasi dengan Pertamina
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Nasional

Prabowo Bahas Ketimpangan Ekonomi dalam Penyusunan RAPBN 2027

Redaksi Daily Kaltim20/05/2026 1:12 PM0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Hasil Tangkapan Layar YouTube TV Parlemen

Dailykaltim.co – Presiden Prabowo Subianto menyoroti persoalan ketimpangan ekonomi dan belum meratanya hasil pertumbuhan nasional saat menyampaikan pidato Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan arah kebijakan ekonomi pemerintah akan difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor produktif, serta pengelolaan sumber daya alam yang dinilai harus lebih berpihak pada kepentingan rakyat sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

Presiden menilai pertumbuhan ekonomi selama ini belum sepenuhnya dirasakan merata oleh masyarakat. Ia menyebut sebagian besar rakyat Indonesia tidak menginginkan kehidupan mewah, melainkan pekerjaan layak, rumah yang baik, pendidikan, serta layanan kesehatan yang memadai.

“Mereka bermimpi bisa makan dengan baik tiap hari, memberi susu untuk anak-anaknya, punya rumah layak, dan melihat anak-anaknya sekolah dengan sehat,” ujar Presiden.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, namun hasilnya belum sepenuhnya memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat luas. Karena itu, pemerintah berupaya memperkuat pengelolaan sumber daya nasional melalui berbagai program prioritas.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian ialah kelautan dan perikanan. Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 desa nelayan dalam tiga tahun ke depan. Pada 2026, sebanyak 1.386 desa nelayan ditargetkan mulai diresmikan di berbagai wilayah.

Program tersebut mencakup pembangunan fasilitas pembuat es batu, ruang pendingin hasil tangkapan ikan, hingga SPBU khusus nelayan.

“Kita akan menjamin tiap nelayan bisa punya es batu dan fasilitas pendingin. Nelayan kita harus diberdayakan karena mereka berada di ujung terdepan penguasaan laut kita,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti peningkatan kesejahteraan guru sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia. Dukungan terhadap sektor UMKM dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan turut menjadi bagian dari fokus kebijakan ekonomi pemerintah ke depan.

Dalam pidatonya, Prabowo juga memaparkan potensi ekonomi nasional yang ditopang ekspor komoditas strategis. Ia menyebut ekspor minyak kelapa sawit Indonesia pada 2025 mencapai 23 miliar dolar AS atau sekitar Rp391 triliun.

Sementara itu, ekspor batu bara disebut mencapai 30 miliar dolar AS atau sekitar Rp510 triliun. Adapun ekspor ferro-alloy menghasilkan devisa sekitar 16 miliar dolar AS atau setara Rp272 triliun.

Meski memiliki potensi ekonomi besar, Prabowo menilai penerimaan negara Indonesia masih relatif rendah dibanding sejumlah negara lain. Berdasarkan data IMF yang dipaparkan, rasio pendapatan negara terhadap PDB Indonesia berada di kisaran 11–12 persen.

Presiden juga menyinggung kondisi kelas menengah yang dinilai belum mengalami penguatan di tengah pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya bertanya kepada semua pihak, bagaimana bisa ekonomi tumbuh 35 persen tetapi kelas menengah menurun dan kemiskinan meningkat,” ujar Presiden.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan struktural dalam pengelolaan ekonomi nasional. Karena itu, pemerintah berencana memperkuat reformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, pengelolaan sumber daya alam, serta penguatan kedaulatan ekonomi nasional.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Follow on Google News

Related Posts

Nasional

Pertamina Klaim Harga Pertamax dan Avtur Indonesia Terendah di Asia Tenggara

07/10/2026 3:28 AM
Nasional

Bulog Salurkan 967 Ribu Ton Beras, Bantuan Pangan Diperpanjang hingga Desember

06/10/2026 7:15 AM
Nasional

Skor Integritas Pendidikan Naik, KPK Soroti Kesenjangan Daerah dan Sekolah

06/10/2026 7:12 AM
Nasional

Indonesia Tolak Tuduhan Pelanggaran HAM Sistematis di Papua di Forum PBB

30/09/2026 11:52 AM
Nasional

Wamenkomdigi: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Pengembangan AI

21/09/2026 9:20 AM
Nasional

Delapan MPP Terdampak Bencana Butuh Perbaikan Segera, PANRB Siapkan Layanan Jemput Bola

18/09/2026 4:37 AM
Iklan
Demo
Trending

Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia

03/10/2026 7:14 AM

Hutan Perempuan, Ruang Hidup yang Kian Terdesak

17/10/2026 7:18 AM

Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga

19/09/2026 7:10 AM

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM
Terbaru
Pariwara

Usulan BTS Terkendala Regulasi dan Efisiensi Anggaran, Starlink Dinilai Lebih Cocok untuk Mentawir

By Redaksi Daily Kaltim23/10/2026 3:43 AM

Dailykaltim.co, Penajam – Diskominfo PPU sempat mengusulkan pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) untuk memperkuat…

Kondisi Sinyal di PPU Berbeda, Diskominfo Sebut Topografi Jadi Tantangan

23/10/2026 3:15 AM

Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail

23/10/2026 2:37 AM

Bantuan Pangan Beras Direncanakan Disalurkan Oktober–Desember

22/10/2026 9:55 AM

Distan PPU Susun Database Alsintan untuk Dasar Usulan Bantuan 2027

22/10/2026 9:20 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
TERBARU

Usulan BTS Terkendala Regulasi dan Efisiensi Anggaran, Starlink Dinilai Lebih Cocok untuk Mentawir

23/10/2026 3:43 AM

Kondisi Sinyal di PPU Berbeda, Diskominfo Sebut Topografi Jadi Tantangan

23/10/2026 3:15 AM

Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail

23/10/2026 2:37 AM
Media Terverifikasi Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version