Dailykaltim.co, Penajam – Menjelang arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, rute alternatif yang menghubungkan Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kawasan Inti Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga Kalimantan Selatan mulai disiapkan. Kesiapan jalur tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor pada Rabu, 17 Desember 2025.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan pengaturan lalu lintas, menyusul potensi peningkatan volume kendaraan selama libur akhir tahun. Jalur bebas hambatan ini diproyeksikan menjadi alternatif utama untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini terpusat di jalur Km 38 dan penyeberangan feri.
Pemerintah menetapkan jalur tersebut beroperasi secara fungsional mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Selama periode tersebut, jalan tol dibuka setiap hari pukul 06.00 hingga 18.00 Wita dan dapat dilalui masyarakat tanpa dikenakan tarif.
Meski digratiskan, pengendara yang masuk melalui Gerbang Tol Manggar tetap diwajibkan melakukan tapping kartu e-toll. Ketentuan ini diterapkan untuk kepentingan pencatatan dan pengendalian arus kendaraan selama masa operasional jalur fungsional.
Sesuai ketentuan, jalur ini hanya dapat dilalui kendaraan golongan I atau kendaraan nonbus dan nontruk. Pengguna jalan diimbau mematuhi batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam serta memperhatikan aspek keselamatan, mengingat sebagian ruas masih dalam tahap penyempurnaan.
Sebelum jalur dibuka setiap hari, petugas melakukan pemeriksaan keamanan selama sekitar 30 menit untuk memastikan kondisi jalan aman dilalui. Menjelang penutupan, pengaturan arus kendaraan mulai dilakukan sejak pukul 17.00 Wita agar jalur dapat ditutup sepenuhnya pada pukul 18.00 Wita.
Dalam peninjauan tersebut, Mudyat Noor mengecek langsung kondisi badan jalan, marka dan rambu lalu lintas, titik rest area, serta fasilitas keselamatan lainnya. Jalur ini dinilai berpotensi membantu kelancaran mobilitas masyarakat selama puncak arus mudik dan balik akhir tahun.
“Pembukaan jalur bebas hambatan atau tol ini sangat membantu mobilitas masyarakat terutama yang melintasi wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, sehingga diharapkan dengan pembukaan jalan ini dapat mengurai kepadatan arus laulintas yang selama ini melewati km.38 ataupun melewati penyebrangan fery,” ujar Bupati.
Pemantauan dilakukan bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, kepolisian, pengelola jalan tol, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur. Tim gabungan mengecek sejumlah titik rawan, mengingat sebagian ruas jalan masih dalam tahap penyelesaian.
Selain kondisi jalan, tim juga memastikan kesiapan area istirahat serta akses keluar-masuk jalur tol yang akan difungsikan sebagai rute alternatif. Pengamanan di titik-titik krusial menjadi perhatian untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur menyebut jalur fungsional jalan tol IKN sepanjang 50,227 kilometer dapat ditempuh dalam waktu sekitar 60 menit. Dari arah Balikpapan, pengendara dapat masuk melalui Gerbang Tol Manggar dan keluar melalui akses Bandara VVIP atau Pantai Lango menuju Kalimantan Selatan maupun Penajam Paser Utara. Alternatif lain tersedia melalui akses sementara jalan bebas hambatan Seksi 6A di Simpang ITCI, Sepaku.
Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta menghindari berkendara saat mengantuk. Pemudik juga disarankan memanfaatkan rest area dan fasilitas pendukung yang tersedia demi keselamatan selama perjalanan.
[UHD]
Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
