Dailykaltim.co – Tanda dan gejala kanker pada anak kerap muncul beragam, bergantung pada jenis kanker yang dialami. Namun, sejumlah indikator umum perlu diwaspadai sejak dini karena dapat menjadi sinyal awal gangguan kesehatan serius.
Sejumlah gejala yang sering ditemukan antara lain pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, nyeri berkepanjangan, kelelahan, mudah mengalami perdarahan, infeksi berulang, demam, hingga penurunan nafsu makan dan berat badan. Dalam beberapa kasus, anak juga dapat mengalami muntah menyemprot, sakit kepala menetap, serta nyeri pada tulang atau sendi.
Selain itu, perubahan fisik seperti munculnya benjolan yang tidak hilang, perubahan warna kulit, hingga gangguan pada mata juga menjadi tanda yang perlu diperhatikan. Dari sisi perilaku, anak bisa tampak lebih lemah, kehilangan minat beraktivitas, atau mengalami perubahan drastis dalam kebiasaan sehari-hari, termasuk pola makan dan berat badan.
Gejala sistemik seperti demam berkepanjangan, infeksi yang sulit sembuh, serta memar atau perdarahan tanpa sebab jelas juga menjadi indikator penting. Keluhan nyeri yang tidak mereda meski telah beristirahat atau diberikan obat pereda nyeri turut menjadi perhatian.
Perubahan dalam kebiasaan buang air, seperti sembelit berkepanjangan atau frekuensi buang air kecil yang meningkat, juga dapat menjadi bagian dari gejala yang perlu diwaspadai.
Deteksi dini menjadi langkah krusial untuk memastikan anak mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Orang tua disarankan rutin memantau kondisi kesehatan anak, termasuk melakukan pemeriksaan medis secara berkala ke dokter anak.
Jika ditemukan gejala mencurigakan, pemeriksaan lanjutan seperti tes darah, urin, atau pencitraan medis seperti USG, CT scan, atau MRI dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis. Dalam kondisi tertentu, dokter juga dapat merujuk pasien ke spesialis hematologi-onkologi anak untuk penanganan lebih lanjut.
Dokter spesialis anak, dr. Nur Melani Sari, Sp.A., Subsp.HO(K), menegaskan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap perubahan kondisi anak. Jangan takut memeriksakan anak bila ada gejala yang tidak biasa. Semakin cepat diperiksa, semakin cepat terdiagnosis dan mendapat terapi, semakin besar peluang anak untuk sembuh.
Pendekatan kolaboratif antara orang tua dan tenaga medis dinilai menjadi kunci dalam memastikan setiap gejala dapat ditangani secara cepat dan tepat, sehingga meningkatkan peluang kesembuhan pada anak.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
