Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Kementerian Kebudayaan Resmi Kelola KNIU, Perkuat Peran Indonesia di UNESCO

09/07/2026 6:54 AM

Indonesia dan India Sepakati Konservasi Candi Perwara Prambanan Selama 10 Tahun

09/07/2026 6:47 AM

Pemerintah Masukkan LGBT sebagai Ancaman Nonmiliter, Ini Penjelasan Yusril.

09/07/2026 6:32 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Kementerian Kebudayaan Resmi Kelola KNIU, Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
  • Indonesia dan India Sepakati Konservasi Candi Perwara Prambanan Selama 10 Tahun
  • Pemerintah Masukkan LGBT sebagai Ancaman Nonmiliter, Ini Penjelasan Yusril.
  • Pos Satpolairud Resmi Beroperasi di Desa Lori, Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir
  • Perusahaan Sawit di PPU Dinilai Belum Beri Dampak Ekonomi Optimal bagi Masyarakat
  • Timnas Indonesia U-17 Bungkam Malaysia 3-0, Raih Kemenangan Perdana di Garuda Championship Series
  • Kenali Retinoblastoma, Kanker Mata yang Kerap Menyerang Balita
  • Obesitas Jadi Pemicu Utama Diabetes, Kasus di Indonesia Terus Meningkat
  • Internet Indonesia Ditargetkan Tembus 100 Mbps dalam Dua Tahun
  • Qori Muda Kaltim Raih Juara MTQ Pelajar Internasional di Malaysia
  • Aren Genjah Kutim Dilirik Jadi Komoditas Unggulan Baru di Luar Sawit
  • Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Jalani Verifikasi Nasional Mulai 6 Juli Kuti
  • Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Dibuka, Fokus Perkuat Talenta Industri Strategis
  • Jangan Abaikan Label Gizi, Kunci Memilih Makanan Lebih Sehat
  • Sertifikasi Kompetensi Gratis untuk Alumni MagangHub 2025 Dibuka hingga 10 Juli
  • Kemkomdigi Beri Tenggat hingga 3 Juli, 25 Platform Digital Terancam Diblokir
  • Triathlon Kutim Pilih Kirim 12 Atlet ke Porprov Kaltim, Bidik Tiga Medali Emas
  • Pabrik Sangattaqua Uji Coba Produksi Botol, Siap Penuhi Permintaan Pasar
  • MTQ XIII Kecamatan Tenggarong Resmi Dibuka, Diikuti 144 Peserta
  • Insinerator Mulai Beroperasi, Samarinda Target Kurangi Timbunan Sampah Harian
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Budaya

Hembula’a Kaledupa: Simfoni Mantra yang Menjaga Sawah dan Jiwa

Redaksi Daily Kaltim04/08/2025 4:36 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
ilustrasi (pixels)

Dailykaltim.co – Di sebuah pulau kecil di gugusan Kepulauan Tukang Besi, Sulawesi Tenggara, hidup sebuah tradisi yang berbisik lembut di sela angin laut dan rimbun hutan kelapa. Kaledupa, yang namanya diambil dari kata Kauhedupa—“kayu dupa”—bukan hanya dikenal sebagai surga bawah laut dengan terumbu karang dan ikan warna-warni. Di pedalaman pulau ini, petani menjaga harmoni dengan alam melalui serangkaian mantra sakral yang disebut hembula’a, ritual lisan yang dipercaya menjaga keberhasilan bercocok tanam.

Ritual hembula’a bukan sekadar warisan budaya, ia adalah jembatan spiritual antara manusia, alam, dan entitas tak kasatmata. Penelitian berjudul “Fungsi dan Makna Mantra Hembula’a pada Masyarakat Kaledupa” yang diterbitkan di Jurnal Bastra, Vol. 7, No. 2, April–Juni 2022 oleh Nurul Fitria, Amirudin Rahim, dan La Ode Syukur dari Universitas Halu Oleo, Kendari, menyingkap lapisan-lapisan makna di balik tuturan kuno ini dengan pendekatan semiotik Roland Barthes.

Bagi masyarakat Kaledupa, bertani bukan hanya soal menanam dan menunggu panen. Setiap aktivitas di ladang, dari menyiapkan lahan hingga menanam benih jagung, ubi kayu, dan ubi jalar, diiringi oleh mantra yang berfungsi sebagai doa, pengingat, dan perlindungan.

Mantra hembula’a dibacakan oleh orang-orang yang dianggap memiliki pengetahuan adat, terkadang oleh perempuan yang cantik dan memiliki banyak anak—sebuah simbol keberuntungan. Sebelum menanam, petani mensucikan diri, memilih hari baik berdasarkan perhitungan tradisional, lalu menanam benih dengan iringan kata-kata sakral seperti:

“Kaana Komembulalomo” – Sekarang Saya Menanam Kamu
“Hitu Komba Maka Amo Tamoafa” – Tujuh Bulan Kita Akan Bertemu
“Bara Umanga Tei Yaku Manga Teikou” – Jangan Makan Saya, Saya yang Akan Makan Kamu

Setiap mantra membawa pesan, baik untuk memohon hasil panen melimpah, melindungi tanaman dari hama, hingga meneguhkan keyakinan bahwa proses bercocok tanam adalah dialog antara manusia dan alam semesta.

Penelitian ini menemukan bahwa hembula’a memiliki tiga fungsi utama. Pertama, fungsi religius yang menegaskan hubungan spiritual manusia dengan Sang Pencipta dan makhluk gaib penjaga ladang. Kedua, fungsi sosial yang memupuk solidaritas, sebab ritual dilakukan secara kolektif dan mengikat warga dalam satu irama budaya. Ketiga, fungsi ekonomi, karena masyarakat percaya tanpa ritual ini, tanaman lebih rentan gagal panen atau terserang hama.

Roland Barthes, melalui pendekatan semiotiknya, membantu menyingkap struktur makna dalam hembula’a. Ada kode proaretik yang muncul dalam tindakan mempersiapkan lahan dan menanam benih; kode hermeneutik dalam larangan-larangan yang mengandung misteri, seperti “jangan melihat benih saat disimpan”; dan kode kultural yang menyimpan jejak identitas kolektif Kaledupa sebagai masyarakat agraris yang religius.

Hembula’a adalah bukti bahwa tradisi lisan tidak sekadar romantisme masa lalu. Di tengah arus modernisasi yang kian menggeser praktik spiritual agraris, hembula’a menawarkan refleksi tentang cara hidup yang selaras dengan alam. Ritual ini mengingatkan bahwa panen yang melimpah bukan hanya hasil kerja tangan, tetapi juga buah dari kesadaran untuk menghormati lingkungan dan nilai-nilai leluhur.

Penelitian di Jurnal Bastra (2022) ini menegaskan bahwa memahami hembula’a bukan hanya soal melestarikan budaya lokal, tetapi juga membuka ruang dialog tentang cara kita menjaga bumi dan komunitas. Kata-kata yang diucapkan di ladang Kaledupa adalah puisi yang hidup—doa yang menautkan langit, bumi, dan manusia dalam satu tarikan napas.

Hembula’a menjadi penanda bahwa dalam setiap benih yang ditanam, tersimpan harapan akan harmoni. Dan di tengah ladang yang sunyi, mantra-mantra itu terus mengalun, menjaga sawah dan jiwa.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Budaya Hembula’a Kaledupa Sulawesi Tenggara
Follow on Google News

Related Posts

Budaya

Ruwat Laut Carita: Tradisi Syukur yang Bertahan di Tengah Arus Wisata

23/02/2026 6:20 PM
Budaya

Begu Ganjang: Narasi yang Bergeser dalam Masyarakat Batak Toba

10/01/2026 6:55 AM
Budaya

Menari di Antara Dunia: Makna Sakral Tari Tor-Tor Batak Toba

22/12/2025 6:40 AM
Samarinda

Amplang hingga Bubur Peca’ Masuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia

17/12/2025 3:15 AM
Samarinda

FESMA 2025 Resmi Dibuka, Mahakam Jadi Panggung Identitas Budaya Samarinda

22/11/2025 5:09 AM
Kubar

Rizky Ahmad Dani dan Nurul Trisia Terpilih Jadi Monaq dan Ringeeng Sendawar 2025

03/11/2025 4:04 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Borong Tiga Penghargaan Gender Champion Kaltim 2026, Peran Perempuan Jadi Sorotan

30/04/2026 10:01 AM
Terbaru
Nasional

Kementerian Kebudayaan Resmi Kelola KNIU, Perkuat Peran Indonesia di UNESCO

By Redaksi Daily Kaltim09/07/2026 6:54 AM

Dailykaltim.co – Pemerintah mulai menata ulang pengelolaan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) sebagai bagian…

Indonesia dan India Sepakati Konservasi Candi Perwara Prambanan Selama 10 Tahun

09/07/2026 6:47 AM

Pemerintah Masukkan LGBT sebagai Ancaman Nonmiliter, Ini Penjelasan Yusril.

09/07/2026 6:32 AM

Pos Satpolairud Resmi Beroperasi di Desa Lori, Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir

09/07/2026 6:22 AM

Perusahaan Sawit di PPU Dinilai Belum Beri Dampak Ekonomi Optimal bagi Masyarakat

09/07/2026 6:08 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Anak Sekolah Antusias Sambut Perpustakaan Keliling, Dispusip Dorong Akses Merata

08/04/2025 4:34 AM

Upaya DKP PPU Tingkatkan Ekonomi Keluarga untuk Cegah Gizi Kurang

04/09/2024 2:51 AM

Mahkamah Agung Luncurkan 13 Aplikasi Digital Peradilan

20/08/2025 4:14 AM
TERBARU

Kementerian Kebudayaan Resmi Kelola KNIU, Perkuat Peran Indonesia di UNESCO

09/07/2026 6:54 AM

Indonesia dan India Sepakati Konservasi Candi Perwara Prambanan Selama 10 Tahun

09/07/2026 6:47 AM

Pemerintah Masukkan LGBT sebagai Ancaman Nonmiliter, Ini Penjelasan Yusril.

09/07/2026 6:32 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version