Dailykaltim.co, Penajam – Mekanisme penebusan pupuk subsidi kini diarahkan berdasarkan musim tanam. Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) menilai perubahan itu penting untuk mengurangi risiko kebocoran dan penyalahgunaan pupuk subsidi.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Distan PPU, Mahfud, mengatakan pola penebusan pupuk subsidi saat ini berbeda dari sebelumnya. Jika dulu petani dapat menebus alokasi untuk satu tahun, kini penebusan dilakukan mengikuti musim tanam.
“Sekarang ada edaran penebusan per musim tanam. Tidak seperti sebelumnya, yang bisa ditebus untuk satu tahun,” ujar Mahfud.
Mahfud menilai mekanisme lama memiliki risiko. Ketika pupuk untuk satu tahun dapat ditebus sekaligus, potensi kebocoran dan penyalahgunaan subsidi menjadi lebih besar.
“Dari awal kami sudah protes bahwa kalau regulasinya boleh menebus untuk satu tahun, kemungkinan atau potensi kebocoran dan penyalahgunaan subsidi itu besar,” katanya.
Perubahan penebusan sesuai musim tanam juga muncul dalam informasi resmi sejumlah daerah. Mahfud mengatakan, aturan penebusan per musim tanam mulai diterapkan sejak awal September. Dengan pola ini, petani menebus pupuk sesuai kebutuhan pada musim tanam berjalan.
“Sekarang ada aturan penebusan per musim tanam, mulai 1 September kemarin,” jelasnya.
Menurut Mahfud, jumlah musim tanam di setiap wilayah tidak selalu sama. Ada wilayah yang dua kali musim tanam dalam setahun, tetapi ada juga yang bisa sampai tiga kali.
“Ada yang dua kali dalam setahun, tetapi ada juga yang tiga kali. Tergantung lokasi. Waru bisa tiga kali. Di Sesulu juga bisa tiga kali,” ujarnya.
Ia menegaskan, perbedaan itu bergantung pada kondisi wilayah, terutama ketersediaan air dan pola tanam petani. Karena itu, penebusan pupuk tidak bisa disamaratakan untuk semua lokasi.
Dengan sistem per musim tanam, Distan PPU berharap penggunaan pupuk subsidi menjadi lebih tertib. Petani dapat menebus pupuk sesuai kebutuhan aktual, sementara alokasi untuk musim tanam berikutnya tidak lebih dulu habis.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
