Dailykaltim.co, Penajam – Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) menyebut Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp400 juta untuk pembenahan darurat pelabuhan. Anggaran tersebut diarahkan untuk menangani bagian pelabuhan yang dinilai bermasalah dan mendesak diperbaiki.
Kepala Dishub PPU, Agus Dahlan, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Dishub Provinsi Kaltim terkait kondisi pelabuhan. Komunikasi itu dilakukan karena terdapat kebutuhan pembenahan yang tidak bisa ditunda terlalu lama.
“Alhamdulillah kawan-kawan kita sudah berkomunikasi dengan Dishub provinsi,” ujar Agus.
Menurut Agus, komunikasi tersebut mendapat respons baik dari pihak provinsi. Informasi yang disampaikan Dishub PPU dinilai membantu provinsi dalam membaca kondisi lapangan dan kebutuhan perbaikan yang mendesak.
“Kawan-kawan di sana juga merasa terbantu, berterima kasih kepada kita karena sudah menyampaikan informasi kebutuhan pembangunan pelabuhan yang mendesak, untuk darurat,” katanya.
Ia menjelaskan, anggaran sekitar Rp400 juta itu disiapkan untuk pembenahan bagian kanan dan kiri pelabuhan. Bagian tersebut disebut mengalami masalah dan perlu segera ditangani agar aktivitas pelabuhan tetap dapat berjalan lebih aman.
“Kami sudah komunikasi, ada disiapkan anggaran sekitar Rp400 juta untuk pembenahan bagian kanan-kiri pelabuhan yang bermasalah,” jelasnya.
Selain pembenahan pada sisi kanan dan kiri pelabuhan, perbaikan juga berpotensi menyasar tiang yang kondisinya mulai keropos. Penggantian bagian tersebut menjadi penting karena berkaitan dengan kekuatan dan keamanan struktur pelabuhan.
“Termasuk tiangnya yang keropos mungkin akan diganti,” ujar Agus.
Agus menyebut, pembenahan darurat itu menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Kendati demikian, Dishub PPU tetap menjalin komunikasi karena pelabuhan tersebut digunakan langsung oleh masyarakat dan aktivitas transportasi di daerah.
Menurutnya, peran pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi lapangan penting agar penanganan dapat segera masuk dalam perencanaan provinsi. Terlebih, kondisi pelabuhan membutuhkan perhatian cepat sebelum dilakukan rehabilitasi yang lebih besar.
Agus mengatakan, pihak provinsi telah menyelesaikan pembahasan anggaran. Pelaksanaan pekerjaan tinggal menunggu dokumen pelaksanaan anggaran atau DPA keluar.
“Sudah disampaikan kira-kira kapan. Mereka sudah selesai pembahasan anggaran,” katanya.
Jika dokumen anggaran sudah terbit, pekerjaan pembenahan diperkirakan dapat segera dilaksanakan. Dishub PPU juga akan terus berkoordinasi agar kebutuhan perbaikan dapat berjalan sesuai rencana.
“Mungkin setelah DPA-nya keluar, langsung mereka melaksanakan pekerjaan. Karena kami juga sering komunikasi,” pungkasnya.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
