Dailykaltim.co, Penajam – Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah mencapai 24,26 persen hingga 16 Oktober 2026. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PPU optimistis dapat memenuhi target nasional sebesar 30 persen sebelum berakhirnya tahun ini.
Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, mengatakan capaian tersebut diperoleh dari jumlah penduduk yang telah mengaktifkan IKD dibandingkan dengan penduduk wajib KTP yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik.
“Alhamdulillah, sampai saat ini kita sudah mencapai 24 persen. Per 16 Oktober, progres perekaman KTP elektronik kita mencapai 146.087 jiwa. Sedangkan jumlah yang sudah melakukan aktivasi IKD sebanyak 35.441 jiwa. Jadi persentasenya 24,26 persen per tanggal 16 Oktober,” ujar Waluyo.
Dengan capaian tersebut, Disdukcapil PPU masih membutuhkan peningkatan sekitar 5,74 poin persentase untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.
Waluyo mengklaim persentase aktivasi IKD di PPU saat ini merupakan yang tertinggi di antara kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau target nasional itu 30 persen. Kita sudah hampir mencapai target tersebut. Alhamdulillah, Kabupaten PPU tertinggi se-Kalimantan Timur terkait aktivasi IKD,” katanya.
Ia menjelaskan, penghitungan capaian aktivasi IKD mencakup seluruh penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik, termasuk aparatur sipil negara (ASN) yang sudah mengaktifkan identitas digitalnya.
Karena itu, persentase tersebut tidak hanya menggambarkan aktivasi yang dilakukan masyarakat umum, tetapi juga mencakup berbagai kelompok penduduk wajib KTP di PPU.
“Jadi angka aktivasi IKD 24,26 persen tadi sudah termasuk ASN. Itu dihitung dari seluruh penduduk wajib KTP yang sudah melakukan perekaman,” jelasnya.
Menurut Waluyo, peningkatan jumlah pengguna IKD masih menjadi perhatian Disdukcapil menjelang akhir tahun. Pelayanan terus diarahkan untuk menjangkau masyarakat yang belum mengaktifkan identitas digitalnya.
Ia berharap kegiatan aktivasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu memenuhi target nasional pada Desember 2026.
“Harapan kita sampai Desember nanti aktivasi IKD bisa mencapai 30 persen. Sekarang sudah sekitar 24 persen, tinggal kurang lebih enam persen lagi. Kalau sistemnya seperti sekarang, kami terus mendatangi desa dan kelurahan, mudah-mudahan tercapai,” tutupnya.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
