Dailykaltim.co, Penajam – Dinas Ketahanan Pangan Penajam Paser Utara (PPU) mencatat stok Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP yang tersedia saat ini mencapai 92 ton 250 kilogram. Stok tersebut masih tersimpan sebagai cadangan pangan daerah untuk kebutuhan intervensi apabila terjadi kondisi tertentu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU, Mulyono, mengatakan stok CPP yang masih tersedia menjadi bagian dari kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan. Namun, rencana penambahan stok tahun ini mengalami penyesuaian.
“Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kita yang masih tersedia dalam stok itu 92 ton 250 kilogram,” ujar Mulyono.
Menurut Mulyono, sebelumnya Dinas Ketahanan Pangan PPU merencanakan pengadaan tambahan sebanyak 30 ton. Rencana itu disusun berdasarkan harga lama yang berada di kisaran Rp12.600 per kilogram.
“Rencananya tahun ini kita menambah 30 ton. Itu di kisaran harga yang lama, Rp12.600 sekian per kilogram,” katanya.
Namun, rencana tersebut berubah setelah ada penyesuaian harga dari Badan Pangan Nasional atau Bapanas. Kenaikan harga membuat volume pengadaan yang bisa dilakukan daerah ikut berkurang.
“Berhubung ada perubahan harga dari Bapanas, per kilogramnya naik hampir Rp4.000. Jadi sekarang Rp16.000 sekian,” jelasnya.
Secara nasional, Bapanas memang mengatur tata kelola cadangan beras pemerintah. Peraturan Bapanas Nomor 2 Tahun 2026 mengatur penyelenggaraan Cadangan Beras Pemerintah, sementara Peraturan Bapanas Nomor 3 Tahun 2026 mengubah ketentuan komponen biaya pembentuk harga pembelian cadangan beras, jagung, dan kedelai pemerintah.
Mulyono mengatakan, akibat perubahan harga tersebut, pengadaan tambahan yang semula direncanakan 30 ton harus dikurangi cukup besar. Dinas memperkirakan tambahan stok yang dapat dibeli hanya sekitar lima sampai enam ton.
“Otomatis rencana pengadaan 30 ton itu kita kurangi, hanya sekitar lima sampai enam ton,” ujarnya.
Sisa anggaran yang tidak lagi mencukupi untuk pengadaan volume awal kemudian diarahkan untuk kebutuhan lain yang masih berkaitan dengan pengelolaan CPP. Salah satunya biaya penyesuaian atau pemeliharaan stok di gudang.
“Sisanya kita ubah untuk biaya penyesuaian atau pemeliharaan di gudang,” tandasnya.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
