Dailykaltim.co, Penajam –Â Tiga perangkat daerah di Kabupaten Penajam Paser Utara turun bersama ke Kelurahan Buluminung untuk mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital atau IKD. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mendampingi warga mengakses informasi serta memperbaiki data program perlindungan sosial.
Kolaborasi tersebut melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, dan Dinas Komunikasi dan Informatika PPU pada Selasa, 27 Oktober 2026. Berdasarkan laporan Disdukcapil, sekitar 150 warga difasilitasi mengaktifkan IKD dalam kegiatan tersebut.
Kepala Disdukcapil PPU Waluyo mengatakan kerja sama lintas perangkat daerah diperlukan untuk memperluas akses layanan kependudukan digital sekaligus mendukung integrasi data masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivasi IKD sekaligus mendorong pemanfaatan identitas digital dalam pelayanan publik,” ujar Waluyo.
Warga yang hendak mengaktifkan IKD diminta mengunduh aplikasi Identitas Kependudukan Digital melalui Google Play Store atau App Store. Mereka juga perlu menyiapkan KTP elektronik, nomor telepon atau alamat surat elektronik aktif, serta mengisi identitas sesuai prosedur aplikasi.
Dinas Sosial PPU dalam kegiatan itu menyosialisasikan peran agen perlindungan sosial atau Perlinsos. Agen tersebut diharapkan mendampingi kelompok rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, dan warga yang memiliki keterbatasan dalam mengakses teknologi digital.
Pendampingan mencakup penginputan serta verifikasi Nomor Induk Kependudukan dan data pendukung dalam portal Perlinsos. Warga juga dapat memperoleh bantuan untuk memeriksa status bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non-Tunai, serta menyampaikan koreksi atau sanggahan atas data yang dinilai tidak sesuai.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian Diskominfo PPU, Fitriani, mengatakan jaringan internet menjadi unsur penting dalam pelaksanaan layanan digital langsung di masyarakat.
“Diskominfo PPU mendukung pelaksanaan kegiatan ini melalui penyediaan jaringan internet dan dukungan teknologi informasi agar proses aktivasi IKD serta sosialisasi Perlinsos berjalan lancar. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan digital dan informasi perlindungan sosial,” ujar Fitriani.
Kegiatan serupa dijadwalkan berlanjut pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Kelurahan Kampung Baru dan Pejala dengan titik kumpul di Kelurahan Pejala. Selanjutnya, tim gabungan dijadwalkan menyasar Desa Api-Api, Kecamatan Waru, dan Desa Binuang, Kecamatan Sepaku, pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Pemkab PPU berharap perluasan aktivasi IKD dan pendampingan Perlinsos dapat memperbaiki kualitas data kependudukan. Namun, akurasi penyaluran bantuan tetap bergantung pada pembaruan data yang konsisten, mekanisme verifikasi, dan tindak lanjut atas koreksi masyarakat.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
