Dailykaltim.co, Penajam – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merencanakan alokasi sekitar Rp185 juta untuk mendukung kegiatan pendidikan politik. Anggaran tersebut disiapkan melalui penataan kembali sejumlah kebutuhan belanja, tetapi pelaksanaannya masih harus menyesuaikan keputusan anggaran daerah.
Kepala Kesbangpol PPU, Andi Singkerru, mengatakan kebutuhan pendidikan politik menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dalam pembahasan pemanfaatan sisa anggaran.
Menurutnya, dana yang direncanakan tidak dapat dipergunakan secara bebas karena masih terdapat kebutuhan kegiatan lain yang harus diprioritaskan.
“Nanti dari sisa anggaran itu ada yang kita anggarkan Rp185 juta untuk pendidikan partai politik,” ujar Andi.
Pendidikan politik merupakan salah satu kegiatan yang dapat didukung melalui bantuan keuangan partai politik, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara, sistem demokrasi, serta partisipasi dalam kehidupan politik.
Kegiatan tersebut dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader maupun meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyelenggaraan pemerintahan dan demokrasi.
Namun, Andi menjelaskan terdapat keterbatasan dalam penggunaan anggaran yang direncanakan. Salah satunya berkaitan dengan kegiatan yang membutuhkan perjalanan ke luar daerah.
“Cuma memang belum bisa untuk kegiatan keluar daerah,” katanya.
Menurutnya, keterbatasan tersebut membuat kegiatan perlu disusun berdasarkan kebutuhan yang paling memungkinkan dilaksanakan.
Selain pendidikan politik, Kesbangpol PPU masih harus memperhitungkan kebutuhan program lain yang masuk dalam rencana pembiayaan instansi.
Andi mengatakan terdapat sisa anggaran yang ingin diarahkan untuk beberapa kegiatan. Namun, pengalokasiannya harus dilakukan secara selektif.
“Dari sisa anggaran Rp800 juta lebih itu, kita akan mengalokasikan untuk banyak kebutuhan lainnya,” jelasnya.
Angka sisa anggaran yang disebut Andi merupakan keterangan dalam pembahasan internal dan belum disertai rincian seluruh pos belanjanya.
Karena itu, nominal tersebut tidak dapat langsung disamakan dengan sisa anggaran bantuan keuangan partai politik tanpa melihat dokumen anggaran secara lengkap.
Menurut Andi, permintaan penambahan kegiatan pendidikan politik juga telah dikomunikasikan dengan pihak terkait.
Namun, Kesbangpol tidak dapat menjadikan seluruh dana yang tersedia hanya untuk satu jenis kegiatan.
“Saya sudah sampaikan ke Pak Ketua, mohon maaf, kami tidak bisa mengalihkan semuanya untuk kepentingan kegiatan pendidikan partai politik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kebutuhan lain tetap harus diperhitungkan berdasarkan tingkat prioritasnya.
“Karena sebagian kita alokasikan ke hal-hal yang memang penting sekali,” katanya.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
