Dailykaltim.co, Penajam – Berkurangnya alokasi anggaran untuk pemerintah desa menjadi perhatian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pemerintah desa didorong lebih aktif mengembangkan potensi ekonomi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada dana transfer.
Berdasarkan dokumen Dana Transfer ke Desa 2026, pagu Alokasi Dana Desa (ADD) di PPU tercatat sebesar Rp100.919.793.300. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pagu dalam dokumen perubahan anggaran 2025 yang mencapai Rp127.160.659.400.
Dengan demikian, terdapat pengurangan pagu ADD sebesar Rp26.240.866.100 atau sekitar 20,64 persen apabila dibandingkan dengan pagu perubahan tahun sebelumnya.
Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati, mengatakan kondisi keuangan desa yang mengalami pengurangan menjadi salah satu alasan pemerintah daerah mendorong penguatan kemandirian anggaran.
“Kita terus berkoordinasi dengan kecamatan dan pemerintah desa. Kita mendorong desa agar lebih mandiri dari sisi anggaran. Karena kondisi anggaran desa juga mengalami pengurangan,” ujar Tita.
Menurutnya, pemerintah desa perlu mulai mengoptimalkan sumber pendapatan yang dapat dikembangkan berdasarkan karakteristik dan potensi wilayah masing-masing.
Langkah tersebut penting agar kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tidak hanya mengandalkan dukungan anggaran yang berasal dari pemerintah.
“Jadi pemerintah desa harus aktif mencari dan mengembangkan potensi yang bisa meningkatkan pendapatan asli desa. Itu menjadi bagian dari pemberdayaan yang kita dorong,” katanya.
Peningkatan PADes dapat dilakukan melalui pengelolaan aset desa, pengembangan usaha desa, maupun pemanfaatan potensi ekonomi lainnya sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Namun, setiap desa memiliki kondisi dan sumber daya yang berbeda. Karena itu, pengembangan sumber pendapatan perlu disesuaikan dengan peluang usaha yang tersedia dan kemampuan pengelolaannya.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
