Dailykaltim.co, Penajam – Penyaluran dana hibah untuk organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencapai Rp650 juta dari total anggaran Rp800 juta pada 2026. Dengan realisasi sebesar 81,25 persen, masih terdapat Rp150 juta yang belum tersalurkan melalui program bantuan yang dikelola Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU.
Kepala Kesbangpol PPU, Andi Singkerru, mengatakan anggaran tersebut tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) murni 2026. Dana tersebut diperuntukkan bagi organisasi masyarakat yang masuk dalam program hibah pemerintah daerah.
“Di DPA 2026 itu Rp800 juta, realisasinya Rp650 juta. Jadi yang tidak terealisasi Rp150 juta,” ujar Andi.
Berdasarkan data realisasi hibah Kesbangpol PPU, program tersebut mencakup 22 organisasi masyarakat. Namun, belum ada rincian mengenai jumlah organisasi yang telah menerima pencairan secara penuh maupun besaran bantuan yang diperoleh masing-masing penerima.
Andi menyebut jumlah organisasi yang masuk dalam program hibah mencapai lebih dari 20 kelompok.
“Itu untuk sekitar 20-an lebih organisasi (masyarakat),” katanya.
Menurutnya, bantuan hibah menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan organisasi masyarakat. Meski demikian, proses penyalurannya tidak dapat dilepaskan dari ketentuan administrasi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.
Organisasi yang menerima hibah harus memenuhi persyaratan sesuai aturan pengelolaan keuangan daerah. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan bantuan digunakan berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan.
Dari sisi pelaksanaan, Andi menjelaskan bahwa pencairan kepada organisasi yang memenuhi persyaratan dan telah diproses dilakukan pada Agustus dan September 2026.
“Kalau yang hibah itu sudah disalurkan semua (untuk penerima yang memenuhi persyaratan dan telah diproses). Baru-baru ini, pada bulan Agustus dan September,” jelasnya.
Keterangan tersebut menunjukkan bahwa pencairan untuk penerima yang telah memenuhi persyaratan berjalan, meskipun masih terdapat bagian anggaran yang belum terealisasi.
Andi kembali menegaskan bahwa program hibah menyasar puluhan organisasi. Namun, terdapat bantuan yang belum tersalurkan sehingga masih memerlukan pengecekan.
“Hibah ormas itu ada 20-an lebih organisasi. Memang ada yang belum tersalurkan,” tutupnya.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
